Hujan abu dilaporkan terjadi di sejumlah kecamatan, antara lain Canduang, Ampek Angkek, Banuhampu, Sungai Pua hingga Baso. Warga menyebutkan hujan abu erupsi Marapi kali ini bahkan mencapai Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.
Laporan aktivitas harian Gunung Marapi yang dirilis petugas Pos PGA Marapi, Asep Antoni, mencatat dalam periode pengamatan 14 Maret 2026 terdapat satu kejadian letusan dengan amplitudo 30,2 millimeter dan durasi 201 detik. Selain itu juga terekam tiga kali tremor non-harmonik, satu gempa vulkanik dangkal, satu gempa vulkanik dalam, serta empat gempa tektonik jauh.
Sementara itu, tremor menerus atau microtremor tercatat dengan amplitudo antara dua hingga empat milimeter dengan dominasi empat milimeter.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
