UMKM Bukittinggi Didorong Manfaatkan TIK untuk Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Wahyu Sikumbang
Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi membuka pelatihan dan pendampingan TIK bagi pelaku UMKM di Istana Bung Hatta, Kamis (13/8/2026). (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)

BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung pemulihan ekonomi pascabencana akhir 2025.

Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan intensif TIK bagi para pelaku UMKM di wilayah terdampak bencana. Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi di Istana Bung Hatta, Kamis (13/8/2026).

Rismal mengatakan, kehadiran Kementerian Ekonomi Kreatif merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap upaya pemulihan ekonomi masyarakat Bukittinggi setelah bencana akhir 2025.

Menurut dia, meskipun Bukittinggi tidak mengalami dampak bencana secara langsung seperti sejumlah daerah lain, kondisi tersebut turut memengaruhi aktivitas ekonomi kota yang bergantung pada sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata.

"Banyak hal yang dapat dilakukan melalui TIK untuk menghasilkan pendapatan, seperti aplikasi, website dan content creator. Dengan pemahaman TIK, tentu juga dapat membantu promosi dan proses jual beli setiap produk UMKM secara online. Untuk tindak lanjut yang nyata, Kami berharap peserta dapat membentuk komunitas yang saling membantu dan berbagi," kata Rismal.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Bukittinggi juga terus melakukan penataan kota untuk mendukung kenyamanan dan daya tarik kunjungan wisatawan. Hal tersebut dinilai berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang banyak ditopang sektor pariwisata.

Rismal menambahkan, semakin banyak masyarakat dari berbagai daerah berkunjung ke Bukittinggi, semakin besar pula peluang bergeraknya aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Aplikasi sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif, Tri Wahyudi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tahap awal dari program sinergi, inkubasi, akselerasi, dan penguatan bagi pelaku ekonomi kreatif.

Menurut Tri, Bukittinggi memiliki potensi ekonomi kreatif, terutama pada sektor fesyen, kuliner, dan kriya. Potensi tersebut dinilai perlu didorong agar semakin berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kemenekraf, kata dia, hadir untuk memberdayakan pelaku usaha melalui berbagai platform teknologi, termasuk mendorong pemanfaatan platform lokal agar dapat berkembang di Indonesia.

Editor : Wahyu Sikumbang

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network