"Alhamdulillah kita Kota Bukittinggi berhasil masuk dalam 4 besar klasemen akhir Porprov XVI. Hasil ini, kita dapat dari tim monev kita, yang nantinya akan dievaluasi dan akan dilakukan penyesuaian data. Hasil tersebut bisa saja berubah berdasarkan Surat Keputusan Panitia Besar Porprov XVI tahun 2026, dengan pertimbangan teknis lapangan internal cabor, atlet yang berangkat mandiri dan hal-hal teknis lainnya menyangkut peraturan PB Porprov XVI 2026," ungkap Hendra.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi akan mempersiapkan bonus bagi atlet. Namun, anggaran bonus tersebut direncanakan melalui perubahan anggaran tahun 2027.
"Terkait bonus, Pemko Bukittinggi akan mempersiapkannya dengan baik dan mohon bersabar, karena untuk bonus atlet ini, kita anggarkan di perubahan 2027 mendatang," ujarnya.
Pada Porprov XVI Sumbar 2026, Bukittinggi memberangkatkan 644 orang kontingen, terdiri dari 538 atlet yang mengikuti 42 cabang olahraga (cabor) dan 106 ofisial.
Porprov XVI Sumbar 2026 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, di Stadion Utama Sumbar, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (14/10/2026).
Berdasarkan data yang dicantumkan di situs porprovsumbar.com, Kota Padang menempati posisi pertama, disusul Kota Solok di peringkat kedua, Kabupaten Padang Pariaman di peringkat ketiga, dan Kota Bukittinggi di posisi keempat.
Capaian tersebut menjadi salah satu tolok ukur bagi Bukittinggi untuk mengevaluasi pembinaan olahraga dan mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi berikutnya.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
