Elza mengatakan penerapan rekayasa lalu lintas itu akan dievaluasi setelah berjalan. Dishub juga membuka kemungkinan pemberlakuan jalur dua arah secara permanen jika penerapannya dinilai berjalan baik.
Suasana rapat pembahasan rekayasa lalu lintas di Kota Bukittinggi terkait pengerjaan pemasangan konblok di kawasan Jam Gadang dan sekitarnya. (Foto: Istimewa)
"Nanti kita lihat perkembangannya. Setelah berjalan nanti, akan ada evaluasi. Bahkan, jika ini berjalan baik, tidak tertutup kemungkinan jalur dua arah di ruas jalan ini, akan diberlakukan permanen," katanya.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
