get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Sikat Balap Liar di Bukittinggi: 15 Motor Disita, Warga Apresiasi Tindakan Tegas

Tragis! Karyawan di Bukittinggi Meninggal Usai Terlindas Truk, Sopir Jadi Buron

Senin, 25 Agustus 2025 | 01:59 WIB
header img
Polisi olah TKP kecelakaan maut di Jalan Soekarno-Hatta Bukittinggi yang menewaskan seorang pemuda 21 tahun, Minggu (24/8/2025) sore. Foto: Sat Lantas Polresta Bukittinggi

BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, di sekitar seberang Hotel Nikita, Kelurahan Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada Minggu (24/8/2025) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Seorang pemuda berusia 21 tahun, Dito Kurniawan, meregang nyawa setelah sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BM 5523 JN yang dikendarainya terlindas truk.

Menurut keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, korban yang berasal dari Jorong Gumarang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, melaju dari arah Payakumbuh menuju Bukittinggi.

Sesampainya di lokasi kejadian, ia diduga berusaha mendahului truk dengan nomor polisi BA 8608 SN yang melaju di depannya.

Namun, laju motor korban oleng hingga terjatuh dan masuk ke bawah kolong truk. Tragisnya, ban belakang sebelah kanan kendaraan besar itu melindas korban.

Akibat kecelakaan tersebut, Dito mengalami luka serius di bagian kepala dengan pendarahan hebat dan sempat dilarikan ke RSUD Bukittinggi. Namun, nyawanya tak tertolong.


Polisi mengidentifikasi jenazah pengendara motor di RSUD Bukittinggi usai kecelakaan tragis di Garegeh, Minggu (24/8/2025). Foto: Sat Lantas Polresta Bukittinggi

“Korban meninggal dunia setelah mengalami luka parah di bagian kepala. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan,” ujar Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Bukittinggi, Ipda Romi Edwar, Senin (25/8/2025).

Pengemudi truk yang terlibat dalam kecelakaan maut ini dilaporkan langsung melarikan diri usai kejadian.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas sopir tersebut.

Berdasarkan informasi, korban diketahui merupakan karyawan Mie Gacoan Bukittinggi dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Meski demikian, kepolisian menegaskan penyelidikan tetap difokuskan pada upaya mengungkap pelaku tabrak lari serta memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan.


Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan maut dibawa dan diamankan di unit Gakkum Sat Lantas Polresta Bukittinggi. Foto: Istimewa

Kecelakaan yang mengakibatkan korban tewas di wilayah hukum Polresta Bukittinggi ini merupakan yang ketiga dalam tiga hari terakhir berturut-turut.

Sebelumnya pada Jumat (22/8/2025), seorang pelajar SMK tewas menabrak angkot usai skuter yang dikendarainya hilang kendali di tikungan jalan depan kantor BPJS Jalan Raya Dr. Hamka, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, Bukittinggi.

Keesokan harinya, Sabtu (23/8/2025), seorang pejalan kaki tewas ditabrak motor yang dikendarai remaja 14 tahun saat menyeberang jalan di Jalan Raya Lasi-Pasanehan, Jorong Lasi Mudo, Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP M.Irsyad Fathur Rachman mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, mematuhi aturan berkendara, serta melengkapi dokumen resmi seperti SIM demi keselamatan di jalan raya.

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut