get app
inews
Aa Text
Read Next : Empat Warga Aceh Ditangkap di Bandara Minangkabau, Polisi Gagalkan Peredaran 7 Kg Sabu

Jemaah Syatariah di Ulakan Tapakis Belum Mulai Puasa, Tunggu Hasil Pengamatan Hilal Sore Ini

Kamis, 19 Februari 2026 | 13:50 WIB
header img
Aktivitas warga di sekitar Makam Syekh Burhanuddin, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman.

PADANG PARIAMAN,inews Padang.id-Jemaah Tarekat Syatariah di Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, belum melaksanakan ibadah puasa Ramadan hari ini, Kamis, (19/2/2025).

Mereka masih menunggu hasil pengamatan hilal yang dijadwalkan dilakukan menjelang waktu magrib.

Berdasarkan metode hisab bilangan khamsiah yang selama ini digunakan, hari ini merupakan waktu untuk melihat hilal. Penentuan awal Ramadan baru akan diputuskan setelah hasil rukyat disepakati para ulama Syatariah.

Pantauan di sekitar kawasan Makam Syekh Burhanuddin, Ulakan Tapakis, aktivitas masyarakat pada siang hari masih berlangsung seperti biasa. Sejumlah warga terlihat memasak dan berjualan makanan karena sebagian besar merupakan pengikut Tarekat Syatariah yang belum memulai puasa. Sabarudin Saad Khatib Malin Malalo sekaligus ulama Syatariah, menjelaskan bahwa penentuan awal Ramadan dilakukan berdasarkan perhitungan dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Kami berpegang pada hisab bilangan khamsiah. Hari ini waktunya melihat hilal, dan keputusan awal puasa akan ditetapkan setelah ada hasil rukyat serta kesepakatan para ulama,” ujar Sabarudin Saad.

Menurutnya, jika hilal terlihat dan disepakati, maka puasa Ramadan akan dimulai pada Jumat. Namun apabila belum terlihat, awal puasa berpotensi dimulai pada Sabtu.

Selain di Padang Pariaman, ribuan jemaah Syatariah juga tersebar di berbagai daerah di Sumatera Barat, Jambi, Riau, hingga Bengkulu dengan tradisi penentuan awal Ramadan yang serupa.

Editor : Agung Sulistyo

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut