Uji Skill Penyelamatan dan Kecepatan, Damkar Bukittinggi Berlaga di Kompetisi Nasional NFSC 2026
BUKITTINGGI, iNEWSPadang.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, Sumatera Barat, melepas kontingen Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP/ Damkarmat) untuk mengikuti National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026 yang akan digelar di Palembang, Sumatera Selatan. Pelepasan dilakukan oleh Wali Kota Bukittinggi melalui Sekretaris Daerah, Rismal Hadi, di Lapangan Atas Ngarai, Sabtu (25/4/2026).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, menjelaskan bahwa kompetisi tingkat nasional tersebut akan berlangsung pada 27 hingga 30 April 2026. Ajang ini diikuti sebagai upaya meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta kecepatan respons petugas dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.
Dalam kompetisi itu, kontingen Bukittinggi akan berlaga di tiga kategori, yakni survival, ladder pitching, dan hose laying. Ketiga kategori tersebut menuntut ketangkasan, ketepatan, serta kerja sama tim yang solid dalam situasi simulasi penyelamatan dan pemadaman kebakaran.
Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menegaskan bahwa petugas pemadam kebakaran merupakan garda terdepan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Tugas yang diemban tidak hanya sebatas memadamkan api, tetapi juga mencakup operasi penyelamatan dengan risiko tinggi.
“Apalagi saat ini, tugas pemadam tidak hanya dalam memadamkan kebakaran, tapi juga penyelamatan. Risiko besar jadi tantangan, tapi tugas tetap dijalankan. Terima kasih pada petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan Bukittinggi,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bukittinggi berharap keikutsertaan dalam NFSC 2026 dapat meningkatkan keterampilan teknis dan kesiapsiagaan personel di lapangan. Menurut Rismal, capaian juara bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan untuk melindungi masyarakat.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan kompetisi menjadi kebutuhan penting bagi petugas damkar di tengah kompleksitas tugas yang terus berkembang. Selain itu, petugas juga diimbau aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi kebakaran, termasuk penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan langkah awal penanganan sebelum bantuan tiba.
Dengan keikutsertaan ini, kontingen Damkarmat Bukittinggi diharapkan mampu membawa pulang pengalaman berharga yang dapat memperkuat sistem penanggulangan kebakaran dan penyelamatan di daerah.
Editor : Wahyu Sikumbang