TMMD Ke-129 Kodim 0304/Agam Ditutup, Seluruh Sasaran Fisik Rampung, Warga Manfaatkan Jalan Baru
AGAM, iNewsPadang.id — Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0304/Agam Korem 032/Wbr resmi ditutup di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Kamis (13/8/2026).
Upacara penutupan dipimpin Inspektur Upacara Irdam XX/TIB Brigjen TNI Heri Susanto. Komandan Upacara Mayor Inf. Rudi Candra yang sehari-hari menjabat Pabung Dim 0304/Agam, sedangkan Perwira Upacara Kapten Inf. Arjunti Harahap selaku Pasipers Dim 0304/Agam.
Sejumlah pejabat TNI, Polri, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Agam, instansi terkait, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta warga setempat turut menghadiri kegiatan tersebut.
Hadir pula Kasrem 032/Wbr Kolonel Inf. Irvan Yusri, S.I.P., M.Han., Asops Kasdam XX/TIB Kolonel Inf. Jimmy T.P. Sitinjak, Aspers Dam XX/TIB Kolonel Inf. Dedy Ariyanto, S.I.P., M.M., M.Han., M.Pol, Aster Kodam XX/TIB Kolonel Inf. Candra, S.E., M.I.Pol, Dandim 0304/Agam Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, S.I.P., M.Si., serta Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Heri Susanto mengatakan TMMD merupakan bentuk sinergi TNI, masyarakat, dan pemerintah dalam mendukung pembangunan di wilayah perdesaan.
Menurut dia, pelaksanaan TMMD tidak hanya mencakup sasaran fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik. Sasaran fisik yang dilaksanakan antara lain pembukaan dan pengerasan jalan, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sarana air bersih, MCK, pipanisasi, serta sejumlah fasilitas lainnya.
“Kegiatan non fisik meliputi penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pertanian, hukum, serta berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Heri.
Ia juga meminta masyarakat menjaga hasil pembangunan yang telah dikerjakan selama pelaksanaan TMMD. “Kepada seluruh masyarakat Agam, saya berharap dapat menjaga apa yang telah dibangun dan semoga bermanfaat bagi masyarakat Agam semuanya,” katanya.
Heri turut menyampaikan apresiasi kepada personel Satgas TMMD, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel yang terlibat dalam Satgas TMMD,” ucapnya.
Di akhir amanatnya, Heri secara resmi menyatakan TMMD Ke-129 Kodim 0304/Agam Korem 032/Wbr Tahun Anggaran 2026 ditutup.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sembako secara simbolis oleh Irdam XX/TIB, penyerahan kunci RTLH oleh pejabat pemerintah daerah, penyerahan tong sampah, pembagian sembako kepada masyarakat, serta piagam penghargaan kepada Wali Nagari Nan Limo dan Nan Tujuah oleh Dandim 0304/Agam.

Rombongan kemudian meninjau pengobatan massal, lomba mewarnai, bazar UMKM, dan sejumlah sasaran fisik TMMD di wilayah Kecamatan Palupuh.
Dalam peninjauan tersebut, Irdam XX/TIB bersama rombongan menuju lokasi TMMD di Simauang Hilia, Nagari Nan Tujuah. Sasaran yang ditinjau meliputi RTLH milik Edi Zamri di Jorong Haraban, MCK dan pipanisasi di Jorong Aia Kijang, titik akhir pembukaan jalan Jorong Lariang menuju Jorong Simauang, serta Posko TMMD Ke-129 Kodim 0304/Agam.
Brigjen TNI Heri Susanto mengatakan seluruh sasaran fisik TMMD di Nagari Nan Tujuah telah selesai. Sasaran tersebut meliputi pembukaan dan pengerasan jalan, renovasi enam unit RTLH, pembangunan sarana air bersih, MCK, pipanisasi, dan fasilitas lainnya.
Salah satu sasaran utama TMMD adalah pembukaan akses jalan sepanjang kurang lebih 1.900 meter dengan lebar empat meter. Ruas tersebut menghubungkan kawasan Jorong Simauang Hilia dan Jorong Lariang.
Wali Jorong Simauang Hilia, Edrianto, mengatakan pembukaan jalan tersebut memberikan manfaat bagi warga, terutama dalam mempermudah akses antarkawasan. “Pembukaan ruas jalan Simauang-Lariang ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dari segi akses perhubungan dari jorong yang satu ke jorong yang lain,” kata Edrianto.
Menurut dia, akses tersebut juga memudahkan warga menuju pasar dan pelajar menuju sekolah. Warga setempat juga mengandalkan sejumlah komoditas pertanian dan perkebunan, seperti karet, pinang, kakao, cengkeh, dan kayu manis. “Jadi secara tidak langsung program ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Edrianto berharap akses jalan tersebut tidak hanya menghubungkan antarjorong, tetapi ke depan juga dapat mendukung keterhubungan antarnagari sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Selain pembangunan jalan, renovasi rumah tidak layak huni menjadi salah satu sasaran yang dirasakan langsung warga. Syamsimar (74), warga Jorong Lariang, Nagari Nan Tujuah, mengaku terharu setelah rumahnya yang sebelumnya mengalami kerusakan diperbaiki melalui program tersebut.
“Saya terharu. Dulu atap rumah bahkan sudah banyak yang bocor, kalau hujan air masuk ke rumah,” kata Syamsimar.
Anak Syamsimar, Masri, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan pembangunan rumah tersebut melalui program TMMD. “Terima kasih kepada pemerintahan Bapak Presiden kita Prabowo, lalu kepada Bapak Panglima TNI, sebab beliau telah membantu membuat rumah untuk kami melalui TMMD,” ujar Masri.
TMMD Ke-129 Kodim 0304/Agam dibuka pada 15 Juli 2026 di Lapangan Wirabraja, Kota Bukittinggi, dan ditutup pada 13 Agustus 2026 di Lapangan Bola Paninggiran Ateh, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.
Editor : Wahyu Sikumbang