Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Program Bukittinggi Cerdas Salurkan Zakat Rp338,8 Juta untuk 847 Pelajar
Advertisement . Scroll to see content

Tembus 7 Besar Nasional, Guru Tanah Datar Raih Kesempatan Belajar ke Jepang

Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:46 WIB
  • author Agung Sulistyo
Tembus 7 Besar Nasional, Guru Tanah Datar Raih Kesempatan Belajar ke Jepang
Guru SDN 03 Sungayang, Kharisma Khairunnisaa, terpilih sebagai salah satu dari tujuh peserta terbaik nasional program pendidikan inklusif dan berkesempatan belajar ke Jepang.

TANAH DATAR,iNewsPadang.id — Upaya memperkuat pendidikan inklusif di Kabupaten Tanah Datar mendapat dorongan baru setelah Kharisma Khairunnisaa, S.Pd., Gr., guru UPT SD Negeri 03 Sungayang, Kecamatan Sungayang, terpilih sebagai salah satu dari tujuh peserta terbaik tingkat nasional dalam program pendidikan inklusif.

Kharisma menjadi satu-satunya perwakilan dari Sumatera Barat yang memperoleh kesempatan mengikuti program kunjungan pendidikan ke Hiroshima University, Jepang. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran untuk memperluas wawasan dan pengalaman pendidik dalam menerapkan pendidikan inklusif di sekolah.

Kharisma mengatakan, program pendidikan inklusif tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman kepada guru mengenai pelaksanaan pendidikan inklusif, termasuk bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang dapat mengakomodasi kebutuhan setiap peserta didik.

"Peserta awal pendaftar adalah 500 orang lebih dari seluruh provinsi di Indonesia. Kemudian yang lolos administrasi sekitar 120 orang. Dari 120 orang ini yang berhak untuk ikut wawancara sebanyak 66 orang. 

Ada tes wawancara serta pengetahuan, lalu dari 66 di seleksi menjadi 30 peserta. Dan berkesempatan langsung untuk bekerjasama dengan Hiroshima University, LPDP (Lembaga Penyedia Dana Pendidikan), Direktorat Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus," jelasnya, Senin (5/10).

Dari 30 peserta tersebut, kemudian dipilih tujuh peserta terbaik yang memperoleh kesempatan mengikuti study tour ke Jepang. Kharisma menjadi salah satu peserta yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Menurutnya, kunjungan ke Jepang tidak hanya berorientasi pada pengalaman akademik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung praktik pendidikan inklusif yang diterapkan di negara tersebut.

"Program tersebut di disain untuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman mereka tentang pendidikan inklusif melalui kunjungan sekolah-sekolah, sarana dan prasarana dan diskusi bersama guru serta tenaga pendidik di Jepang, dan pengalaman budaya serta kegiatan refleksi," lanjutnya.

Kharisma berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di Jepang nantinya dapat dibawa pulang dan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah, khususnya dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

"Kami adalah satu-satunya perwakilan dari Sumatera Barat untuk pendidikan inklusif ini yang mendapatkan reward ke Jepang tersebut. Kami berharap tentunya akan mendapatkan pengalaman baru di negeri orang terkait pendidikan, budaya dan nantinya pendidikan inklusif itu bisa di terapkan sekolah kami, dan juga membukanya wawasan, serta menambah sahabat pena dari mancanegara maupun lokal," tutupnya.

Kepala UPT SD Negeri 03 Sungayang, Gustiwarman, S.Pd., SD, menyambut pencapaian tersebut sebagai kebanggaan bagi sekolah. Menurutnya, keberhasilan Kharisma dapat menjadi motivasi bagi guru lain untuk terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pengembangan profesional.

"Pertama, kami merasa bangga dan bersyukur karena guru kami terpilih 7 besar secara nasional untuk pendidikan inklusif mengalahkan lebih dari 500 pesaing se Indonesia. Kami berharap juga untuk bisa memberikan motivasi kepada guru-guru UPT SD Negeri 03 Sungayang, kecamatan maupun Kabupaten Tanah Datar untuk selalu menambah ilmu dalam mendidik terutama untuk pendidikan inklusif," jelas Gustiwarman.

Ia juga berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan dan pemerintah daerah, baik secara moril maupun materiel, sehingga penerapan pendidikan inklusif di sekolah dapat berjalan lebih optimal.


Sementara itu, Pengawas Wilayah Binaan Kecamatan Sungayang, Muharmaini, S.Pd., M.M., mendorong para guru untuk memanfaatkan berbagai kesempatan peningkatan kapasitas yang disediakan kementerian maupun Direktorat Jenderal Pendidikan.

"Banyak kesempatan yang di buka melalui kegiatan tersebut. Ini salah satu bukti yang sudah mengikuti seminar di luar jam sekolah. Guru kami ini mendapatkan reward untuk ke Hiroshima University, Jepang. Juga kepada Pemerintah Daerah agar memperhatikan pendidikan inklusif ini supaya tidak ada lagi perbedaan antara anak yang berkebutuhan khusus dengan anak normal lainnya. 

Di setiap sekolah, anak yang berkebutuhan khusus agar mendapatkan perhatian lebih, dan kami berharap kedepannya akan lahir lagi Kharisma-Kharisma lainnya," ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Dr. Alfi Hidayati, M.Pd., turut memberikan apresiasi atas terpilihnya Kharisma dalam program tersebut.

"Keberhasilan ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga merupakan kebanggaan bagi sekolah, Kecamatan Sungayang, dan Kabupaten Tanah Datar. Ibu Kharisma telah menunjukkan bahwa guru Tanah Datar mampu bersaing dan memperoleh kesempatan belajar di tingkat internasional," ujar Alfi Hidayati.

Menurut Alfi, pengalaman yang diperoleh Kharisma di Jepang diharapkan dapat menjadi bekal untuk memperkuat kompetensi sekaligus menghadirkan inovasi pendidikan inklusif yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik di Tanah Datar.

"Kami berpesan, berangkatlah dengan semangat untuk belajar, membuka wawasan, dan menyerap praktik-praktik terbaik pendidikan inklusif dari Jepang. Jadikan pengalaman ini sebagai kesempatan untuk memperkaya kompetensi, memperluas jejaring, serta menemukan inovasi yang nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan di Tanah Datar," pungkasnya.

Editor: Agung Sulistyo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut