Asap dan Bau Menyengat Muncul dari Sumur Warga di Limapuluh Kota, Sampel Air Diuji Laboratorium

Agung Sulistyo
Petugas mengambil sampel air dan melakukan pemeriksaan di sumur warga yang mengeluarkan asap dan bau menyengat di Jorong Tepi, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

LIMAPULUH KOTA,inews Padang.id – Warga Jorong Tepi, Kenagarian Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dikejutkan dengan munculnya asap dan bau menyengat dari sebuah sumur milik warga bernama Syafanis,Senin (26/1).


Peristiwa tersebut terjadi saat mesin air sumur dinyalakan seperti biasa. Namun, air tidak lagi naik ke permukaan. Ketika penutup sumur dibuka, asap tebal disertai bau mirip belerang langsung keluar dari dalam sumur dan menyebabkan mata perih.
Wali Jorong Tepi, Salmi, mengatakan pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Ia menyebutkan, kejadian ini menimbulkan kekhawatiran karena lokasi sumur tidak jauh dari titik sinkhole yang sebelumnya pernah muncul di wilayah tersebut.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD serta instansi terkait. Kami khawatir ada potensi gas atau zat berbahaya, apalagi daerah ini sebelumnya juga pernah terjadi sinkhole,” kata Salmi,Selasa (27/1).

Sebagai langkah awal, petugas gabungan melakukan pemeriksaan sementara di lokasi. Meski hasil uji sederhana belum menunjukkan indikasi gas berbahaya, warga diminta tidak menggunakan air sumur tersebut untuk sementara waktu.


Untuk memastikan kondisi lingkungan, UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kabupaten Limapuluh Kota turut mengambil sampel air dari sumur tersebut guna dilakukan pengujian lebih lanjut.


Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kabupaten Limapuluh Kota, Sri Megati, mengatakan pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk mengetahui kandungan zat di dalam air sumur.


“Kami sudah mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium. Pengujian ini untuk mengetahui apakah ada kandungan zat berbahaya atau tidak. Hasilnya akan kami sampaikan setelah pemeriksaan selesai,” ujar Sri Megati.
Hingga hasil pemeriksaan laboratorium keluar, pemerintah setempat mengimbau warga tetap waspada dan tidak menggunakan air dari sumur yang mengeluarkan asap tersebut. Pemantauan lanjutan juga terus dilakukan oleh instansi terkait.

Editor : Agung Sulistyo

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network