Jalan Lembah Anai Dikebut, Menteri PU Targetkan Buka 24 Jam Saat Mudik Lebaran

Agung Sulistyo
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau perbaikan Jalan Lembah Anai di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, dan menginstruksikan percepatan pekerjaan agar jalur dapat dibuka penuh saat arus mudik Lebaran.

TANAH DATAR,inews Padang.id-Pemerintah pusat mempercepat penanganan kerusakan Jalan Lembah Anai, Sumatera Barat, guna memastikan jalur strategis Padang–Bukittinggi dapat difungsikan penuh selama arus mudik dan balik Idulfitri tahun ini.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, saat meninjau langsung lokasi pekerjaan, menegaskan bahwa percepatan perbaikan bukan sekadar target teknis, melainkan kebutuhan mendesak mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran.

“Kami instruksikan percepatan pekerjaan agar jalur yang sudah fungsional bisa dibuka penuh saat mudik dan balik Lebaran. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama,” ujar Dody Hanggodo,Rabu (28/1).

Jalan Lembah Anai merupakan tulang punggung konektivitas antara wilayah pesisir barat dan dataran tinggi Sumatera Barat. Jalur ini menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi serta menjadi akses utama menuju kawasan Sumatera Barat bagian utara, termasuk Kabupaten Agam, Pasaman, dan Payakumbuh.

Hingga saat ini, ruas jalan tersebut masih diberlakukan sistem buka-tutup akibat perbaikan pascabencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025. Kondisi ini berdampak pada peningkatan waktu tempuh dan potensi kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

Dalam arahannya, Menteri PU juga meminta seluruh alat berat dikeluarkan dari badan jalan selama periode libur Lebaran. Kebijakan ini diambil untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta mengurangi risiko kecelakaan.

Secara historis, jalur Lembah Anai termasuk kawasan rawan bencana karena berada di lereng perbukitan dan kawasan hutan lindung. Dalam dua tahun terakhir, jalur ini mengalami kerusakan serius akibat bencana hidrometeorologi, yang memicu gangguan distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.

Pemerintah pusat memastikan pengawasan ketat terhadap proses perbaikan serta mendorong perencanaan jangka panjang, termasuk opsi pembangunan jalur alternatif untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur transportasi di Sumatera Barat.

Dengan target pembukaan jalur selama 24 jam pada periode Lebaran, pemerintah berharap arus mudik dan balik dapat terurai, sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi dan sosial di wilayah Sumatera Barat.

Editor : Agung Sulistyo

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network