Dalam kegiatan tersebut, tiga kelurahan resmi dicanangkan sebagai bagian dari Program Desa Cantik, yakni Kelurahan ATTS, Tarok Dipo, dan Kayu Kubu. Setelah pencanangan, pemerintah juga mengukuhkan agen statistik dari masing-masing kelurahan sebagai ujung tombak pengelolaan dan pemanfaatan data di tingkat lokal.
Melalui program ini, Pemko dan BPS Bukittinggi berharap kualitas data yang dihasilkan semakin baik, sehingga mampu menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran serta mendukung pencapaian visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
