Blackout Sumatera, Bukittinggi Gelap Gulita hingga Jam Gadang Ikut Padam

Wahyu Sikumbang
Suasana kawasan Jam Gadang Bukittinggi tampak gelap akibat pemadaman listrik massal di sebagian wilayah Sumatera, Jumat malam (22/5/2026). (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)

BUKITTINGGI, iNewsPadang.idPemadaman listrik berskala besar atau blackout Sumatera turut berdampak ke Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada Jumat (22/5/2026) malam. Seluruh wilayah kota dilaporkan mengalami mati listrik sejak sekitar pukul 18.45 WIB.

Akibat pemadaman tersebut, sebagian besar kawasan Kota Bukittinggi tampak gelap gulita. Sejumlah ruas jalan terlihat minim penerangan, sementara beberapa bangunan yang masih menyala diketahui menggunakan genset sebagai sumber listrik cadangan.

Di kawasan sepanjang ruas jalan Simpang Mandiangin - Pertanian - Simpang Lambau, sejumlah warung dan toko serba ada, pemilik usaha terpaksa mencari cara darurat agar aktivitas tetap berjalan. Salah satunya dengan memanfaatkan lampu mobil yang diarahkan ke dalam toko untuk penerangan sementara.

Pemadaman listrik juga berdampak pada kawasan wisata utama Bukittinggi, termasuk pedestrian Jam Gadang. Lampu warna-warni yang biasanya menerangi ikon wisata tersebut tidak menyala. Air mancur hias yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan pada malam hari juga ikut padam.


Suasana pengunjung taman Jam Gadang saat lampu warna-warni dan air mancur hias di pedestrian tidak menyala selama blackout berlangsung, Jumat malam (22/5/2026). (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)

Kondisi itu membuat sejumlah wisatawan kecewa karena tidak dapat menikmati suasana malam di pusat wisata Bukittinggi seperti biasanya.

Salah seorang wisatawan asal Payakumbuh, Wira, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati pemandangan lampu malam di Jam Gadang. Namun, setibanya di lokasi, listrik masih belum menyala.

“Kami berangkat dari Payakumbuh tadi listrik sudah padam. Di sepanjang perjalanan juga listrik padam, sampai di Bukittinggi di Jam Gadang ini listrik masih padam. Kecewa juga sih karena tidak bisa melihat lampu warna-warni yang menghiasi Jam Gadang dan juga tidak bisa melihat air mancur warna-warni,” ujarnya.

Hingga pukul 22.00 WIB, sebagian wilayah Bukittinggi masih mengalami pemadaman. Namun, di beberapa kawasan seperti sebagian Jalan Sudirman dan Belakang Balok, termasuk area rumah dinas wali kota serta pusat perkantoran dan kantor PLN, aliran listrik dilaporkan telah kembali menyala sejak sekitar pukul 21.00 WIB. Tapi sekitar dua jam kemudian, wilayah ini kembali padam hingga dinihari.

Berdasarkan informasi yang beredar dari pihak PLN, gangguan terjadi akibat masalah pada sistem gardu induk pembangkitan dan transmisi. PLN menyebut tim teknis sedang melakukan proses pemulihan sistem secara bertahap.


Ruas jalan Jenderal Sudirman Bukittinggi terlihat minim penerangan akibat gangguan sistem kelistrikan Sumatera, Jumat (22/5/2026). (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)

Dalam informasi sementara yang diterima sekitar pukul 18.44 WIB, disebutkan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah terpisah akibat gangguan pada jalur transmisi Rumai–Muaro Bungo 275 kV. Dampaknya, pemadaman meluas terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.

Editor : Wahyu Sikumbang

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network