Kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi kelas tahsin sebanyak 10 pertemuan, kelas merajut empat pertemuan, serta kelas Read Aloud sebanyak empat pertemuan. Selain itu, kelas membuat konten dan beauty class masing-masing telah digelar satu kali.
Kegiatan lainnya juga direncanakan. Kelas public speaking disebut akan segera dilaksanakan, sementara kelas barbershop dan citizen journalism direncanakan menjadi bagian dari kegiatan perpustakaan.
Suasana Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi Syafruddin Prawiranegara yang menyediakan ruang baca dan berbagai fasilitas bagi masyarakat. (Foto: Istimewa)
Seiring beroperasinya layanan tersebut, jumlah kunjungan tercatat meningkat dalam tiga bulan terakhir. Pada Mei 2026, perpustakaan menerima 855 pengunjung. Jumlahnya bertambah menjadi 986 pengunjung pada Juni dan mencapai 1.849 pengunjung pada Juli 2026.
Peningkatan jumlah pengunjung tersebut berlangsung bersamaan dengan pemanfaatan perpustakaan tidak hanya untuk mengakses bahan bacaan, tetapi juga sebagai ruang belajar, berkegiatan, dan mengembangkan keterampilan masyarakat.
Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi Syafruddin Prawiranegara juga menjadi lokasi sejumlah kelas dan kegiatan pengembangan keterampilan masyarakat. (Foto: Istimewa)
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
