Peninggalan Syekh Hafiz Pasia Laweh Mulai Dikonservasi, Manuskrip Jadi Perhatian

Agung Sulistyo
Sejumlah peninggalan Syekh Hafiz Pasia Laweh menjadi bagian dari program konservasi warisan ulama Minangkabau di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Tanah Datar.

TANAH DATAR,iNewsPadang.id-Jejak intelektual ulama Minangkabau dari Nagari Pasia Laweh, Kabupaten Tanah Datar, terus diupayakan agar tidak hilang dimakan waktu.

 

Sejumlah peninggalan Syekh Hafiz Pasia Laweh kini memasuki tahap lanjutan konservasi. Bukan hanya makam, perhatian juga diarahkan pada benda-benda peninggalan dan manuskrip yang masih berada di tangan keluarga ahli waris.

 

Program tersebut merupakan bagian dari Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) Konservasi Makam, Peninggalan, dan Manuskrip Syekh Hafiz Pasia Laweh.

 

Program ini merupakan penerima Hibah Dana Indonesia Tahun 2025 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

 

Pada tahap lanjutan, tim mulai memikirkan penataan dan sistem penyimpanan yang lebih tepat untuk menjaga kondisi peninggalan.

 

Jubah dan pakaian yang pernah digunakan Syekh Hafiz menjadi salah satu benda yang mendapat perhatian. Begitu pula manuskrip yang dinilai memiliki nilai sejarah dan intelektual penting.

 

Penyimpanan yang tepat diperlukan karena benda-benda lama, terutama manuskrip, rentan mengalami kerusakan akibat kelembapan, perubahan suhu, debu, maupun penanganan yang tidak sesuai.

 

Dalam proses tersebut, keluarga ahli waris menjadi bagian penting dari upaya pelestarian. Febriandi bersama keluarga diharapkan dapat terus menjaga keberadaan sekaligus merawat peninggalan yang diwariskan secara turun-temurun.

 

Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar turut memberikan dukungan terhadap upaya tersebut.

 

Ariswandi, S.Sn., mengatakan pelestarian peninggalan Syekh Hafiz bukan hanya menjadi kepentingan keluarga, tetapi juga berkaitan dengan sejarah dan kebudayaan masyarakat Tanah Datar.

 

“Kami sangat mendukung ahli waris untuk terus menjaga peninggalan yang ada. Bapak Febriandi dan keluarga memiliki peran penting karena benda-benda tersebut merupakan bagian dari warisan sejarah yang tidak hanya bernilai bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat,” ujar Ariswandi, Rabu ( 2/9/2026).

 

Sementara itu, Riki Rikarno selaku penerima Program Hibah Dana Indonesia Tahun 2025 mengatakan, konservasi tidak boleh berhenti pada pendataan dan dokumentasi.

Menurut dia, benda peninggalan memiliki konteks pengetahuan yang juga perlu diselamatkan.

 

“Konservasi ini bukan hanya menyelamatkan benda, tetapi juga menyelamatkan pengetahuan dan memori intelektual yang ada di balik benda tersebut. Karena itu, bagaimana jubah, pakaian, dan manuskrip ini disimpan menjadi bagian penting dari keberlanjutan program,” kata Riki.

 

Riki menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta keluarga ahli waris yang mendukung pelaksanaan program tersebut.

 

“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Tanah Datar dan ahli waris yang telah mendukung penuh program hibah dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia ini. Tanpa kolaborasi, upaya pelestarian seperti ini akan sulit berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.

 

Menurut Riki, keberadaan peninggalan tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai sumber pengetahuan mengenai perjalanan intelektual ulama Minangkabau, khususnya di Tanah Datar.

 

Karena itu, konservasi tidak hanya dipandang sebagai upaya menyelamatkan benda lama. Lebih jauh, langkah tersebut menjadi bagian dari usaha menjaga ingatan kolektif dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

 

Pelestarian pun tidak harus selalu bergantung pada institusi besar. Keluarga ahli waris, pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku kebudayaan memiliki peran yang sama penting dalam menjaga warisan sejarah yang masih hidup di tengah masyarakat.

Editor : Agung Sulistyo

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network