“Kita akan membentuk kepengurusan dan setelah itu kita akan menemui seluruh stakeholder dan kita akan meminta arahan bagaimana ke depannya PMI Bukittinggi ini bisa bersinergi dan berjaya lebih baik,” ujar Fauzan.
Menurutnya, kerja sama yang lebih luas diperlukan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program kemanusiaan. Ia berharap kolaborasi yang telah berjalan selama ini dapat terus ditingkatkan.
“Karena kita butuh kerja sama lebih luas. Selama ini sudah baik PMI Kota Bukittinggi dan ke depan kita berharap kerja sama dengan seluruh stakeholder tadi juga akan lebih baik,” tuturnya.
Di samping penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah juga menjadi perhatian Fauzan. Ia menyebut rencana tersebut akan dibahas bersama jajaran pengurus setelah kepengurusan baru terbentuk.
Peserta mengikuti Musyawarah Kota PMI Bukittinggi yang membahas kepengurusan dan kepemimpinan organisasi untuk periode 2026–2031. (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)
“Ya nanti kita akan bicarakan dengan seluruh pengurus yang ada bagaimana ke depannya supaya donor darah juga bertambah di Bukittinggi dan apapun kegiatannya, secara personal supaya kita bisa lakukan dengan lebih baik,” katanya.
Fauzan juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran PMI dalam bidang kebencanaan dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat
Rencana tersebut menjadi bagian dari agenda awal kepemimpinannya setelah terpilih secara aklamasi dalam Muskot PMI Kota Bukittinggi.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
