Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan studi banding tersebut dapat menjadi kesempatan bagi tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk melihat penerapan adat dan budaya di daerah lain.
"Melalui kunjungan ini, diharapkan para tokoh masyarakat dapat memperoleh pengalaman baru dalam menjaga serta melestarikan adat dan budaya, sekaligus mempelajari hal-hal yang dapat diterapkan di tengah masyarakat," kata Ramlan.
Ia berharap hasil kunjungan dapat menjadi bahan pengembangan kegiatan pelestarian adat dan budaya di Bukittinggi serta memperkuat pewarisan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
