Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kolaborasi TNI dan Daerah Pulihkan Akses Malalak Lewat Jembatan Armco
Advertisement . Scroll to see content

Tak Punya Biaya, Tapi Lolos ITB! Kisah Devit yang Diantar Warga Satu Kampung ke Bandung

Rabu, 11 Juni 2025 | 19:08 WIB
  • author Wahyu Sikumbang
Tak Punya Biaya, Tapi Lolos ITB! Kisah Devit yang Diantar Warga Satu Kampung ke Bandung
Devit Febriansyah tersenyum bangga sambil memegang trofi juara umum sekolahnya. Trofi itu menjadi simbol dedikasi dan kerja kerasnya. (Foto: Wahyu Sikumbang)

AGAM, iNewsPadang.id — Bukan mobil mewah atau koneksi orang dalam, tapi semangat dan gotong royong jadi kunci keberhasilan Devit Febriansyah (18) meraih kursi di InstitutTeknologiBandung (ITB).

Anak sulung dari empat bersaudara ini berhasil masuk ITB melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan mengundang perhatian nasional.

Ia akan melanjutkan studi di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI-ITB), jurusan bergengsi yang sebanding dengan kualitas lulusan terbaik di negeri ini. Namun, di balik prestasinya tersimpan kisah perjuangan luar biasa.

“Devit ingin sekali kuliah di ITB sejak awal SMA. Karena itu saya selalu bilang, kalau mau, ya harus giat belajar,” ujar sang ayah, Doni Afrizal, saat ditemui di rumahnya di lereng Gunung Singgalang, Kecamatan Malalak, Rabu (11/6/2025).

Keluarga Devit hidup dari penghasilan harian sebagai buruh angkut kulit manis. Saat biaya keberangkatan menjadi penghalang, warga kampung tidak tinggal diam. Mereka urunan demi masa depan Devit.

“Melalui IKM (Ikatan Keluarga Malalak), kami galang donasi. Alhamdulillah terkumpul cukup untuk biaya awal Devit,” kata salah satu tokoh masyarakat.

Editor: Wahyu Sikumbang

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut