Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Empati Masih Berlanjut, Karang Taruna Nasional Gandeng Lemonilo Perkuat Ketahanan Pangan di Sumatera
Advertisement . Scroll to see content

Update Dampak Bencana Sumatera di Sumbar, Satu Desa Hilang dan Layanan Terganggu

Senin, 29 Desember 2025 | 14:18 WIB
  • author Wahyu Sikumbang
Update Dampak Bencana Sumatera di Sumbar, Satu Desa Hilang dan Layanan Terganggu
Salah satu masjid di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, tetap berdiri kokoh meski kawasan sekitarnya terdampak banjir bandang atau galodo yang melanda wilayah tersebut. Foto: Wahyu Sikumbang

AGAM, iNEWSPadang.ID — Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera turut meninggalkan dampak serius setelah banjir Sumbar dan tanah longsor.

Pemerintah mencatat satu desa di provinsi ini dinyatakan hilang setelah diterjang bencana, disertai lumpuhnya puluhan kantor pemerintahan desa yang mengganggu pelayanan publik di tingkat akar rumput.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan, secara keseluruhan terdapat 22 desa yang hilang akibat bencana di Sumatera.

Dari jumlah tersebut, satu desa berada di Sumatera Barat, sementara sisanya tersebar di Aceh dan Sumatera Utara. Data ini disampaikan Tito dalam konferensi pers pada Senin (29/12/2025).

“Data kami menunjukkan bahwa ada desa yang hilang totalnya ada 22, di Aceh ada 13 hilang, tersapu, di Sumatera Utara ada 8 dan Sumatera Barat ada 1,” ujar Tito.

Selain desa yang hilang, dampak bencana juga terlihat dari terganggunya fungsi pemerintahan desa di Sumatera Barat. Kemendagri mencatat sebanyak 32 kantor desa di provinsi ini tidak lagi berfungsi akibat kerusakan infrastruktur pascabencana.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat pendataan warga terdampak, penyaluran bantuan, hingga pelayanan administrasi dasar masyarakat.

Editor: Wahyu Sikumbang

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut