get app
inews
Aa Text
Read Next : Identifikasi Berlanjut, Enam Jenazah Korban Banjir Bandang Palembayan Dimakamkan

Dampak Banjir Bandang, 31 Siswa MTsN 3 Agam Tak Masuk Sekolah

Selasa, 06 Januari 2026 | 15:21 WIB
header img
Siswa MTsN 3 Agam melintas di gerbang sekolah dengan pagar dan jalan darurat dipasang untuk membatasi area rawan di Nagari Balingka, Kabupaten Agam, Selasa (6//1/2026). Foto: Wahyu Sikumbang

AGAM, iNEWSPadang.ID — Banjir bandang dan longsor yang melanda Nagari Balingka, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, berdampak langsung pada aktivitas pendidikan.

Pada hari kedua proses belajar-mengajar, Selasa, 6 Januari 2026, sebanyak 31 siswa MTsN 3 Agam tercatat tidak masuk sekolah karena rumah rusak dan akses jalan menuju sekolah terputus.

MTsN 3 Agam memiliki total 556 siswa, dengan 96 diantaranya berasal dari wilayah Balingka, Malalak, dan Sungai Landia, daerah yang terdampak paling parah oleh bencana.

Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana MTsN 3 Agam, Madiar, menjelaskan bahwa bencana menyebabkan tujuh siswa mengalami kerusakan rumah berat, sementara 25 siswa lainnya terdampak kerusakan rumah kategori sedang. Kondisi tersebut, ditambah rusaknya jalan dan jembatan, menjadi faktor utama ketidakhadiran siswa di sekolah.


Wali Nagari Balingka bersama Wakil Kepala MTsN 3 Agam meninjau langsung kerusakan jalan dan lingkungan sekolah yang terdampak banjir bandang di Nagari Balingka, Kabupaten Agam, Selasa (6//1/2026). Foto: Wahyu Sikumbang

Selain merusak rumah warga, banjir bandang juga menggerus area sekolah. Bagian halaman dan akses masuk MTsN 3 Agam mengalami kerusakan serius sehingga dinilai rawan bagi keselamatan siswa dan guru.

Wali Nagari Balingka, Aljumpati Agus, menyebut salah satu jembatan utama yang menghubungkan Jorong Pahambatan dengan Balingka terputus akibat banjir, padahal jalur tersebut langsung terhubung dengan pintu masuk sekolah.

“Kejadian banjir bandang ini memutus akses jalan utama menuju sekolah. Untuk sementara kami membuat jalan darurat, namun kondisi halaman sekolah sudah rusak parah dan sangat mengkhawatirkan jika tidak segera diperbaiki,” kata Aljumpati.

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut