get app
inews
Aa Text
Read Next : Kolaborasi TNI dan Daerah Pulihkan Akses Malalak Lewat Jembatan Armco

TNI Bangun 7 Jembatan Pasca Bencana, Negara Hadir di Tanjung Raya Agam

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:17 WIB
header img
Kasdam Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Brigjen TNI Heri Prakoso P. Wibowo didampingi Dandim 0304/Agam, Dewan Pengarah BNPB, dan Sekda Agam saat syukuran peresmian jembatan pasca bencana di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu (28/1/2026). Foto: Wahyu

AGAM, iNEWSPadang.ID Pemerintah bersama TNI menggelar syukuran atas rampungnya pembangunan jembatan darurat Bailey dan Armco pasca bencana alam hidrometeorologi yang melanda Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu, 28 Januari 2026. Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur vital yang sempat terputus sejak bencana besar terjadi sepanjang tahun 2025.

Acara syukuran dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol diwakili Kasdam Kodam XX/TIB Brigjen TNI Heri Prakoso P. Wibowo, Asops Kasdam Kolonel Infanteri Medi Hariyo Wibowo, Aster Kasdam Kolonel Infanteri Irvan Yusri, Dewan Pengarah 1 BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja, Bupati Agam diwakili Sekda M. Lutfi dan Forkopimda termasuk Dandim 0304/ Agam Letkol Infanteri Slamet Dwi Santoso, Camat Tanjung Raya Hafidh, serta Wali Nagari Bayua Hadi Fajrin dan beberapa pejabat Jorong setempat. Kehadiran lintas institusi ini mencerminkan sinergi negara dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Jembatan Bailey dan Armco dibangun oleh Kodim 0304/Agam bersama Batalyon Zeni Konstruksi 12/KJ dan Batalyon Teritorial Pembangunan 897/Singgalang. Secara keseluruhan, tujuh jembatan berhasil diselesaikan, terdiri dari tiga jembatan Bailey dan empat jembatan Armco yang tersebar di sejumlah titik terdampak, termasuk wilayah Malalak dan Tanjung Raya.

Kasdam Kodam XX/TIB Brigjen TNI Heri Prakoso P. Wibowo menegaskan pembangunan jembatan ini merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. “Ini untuk menjawab apa yang disampaikan Presiden bahwa negara hadir untuk rakyat. Pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh unsur hadir bersama rakyat membangun kembali infrastruktur yang terdampak, agar masyarakat tidak merasa sendirian,” ujarnya. Ia menambahkan, selain jembatan, pendataan kerusakan sekolah juga tengah dilakukan untuk memastikan pemulihan sektor pendidikan dapat segera menyusul.


Penampakan jembatan Bailey yang membentang di Sungai Rangeh, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang telah siap digunakan masyarakat pasca bencana hidrometeorologi 2025, Rabu (28/1/2026). Foto: Wahyu Sikumbang

Menurutnya, kembalinya akses penghubung antarjorong dan antarnagari diharapkan mampu menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat yang sempat terhenti. Aktivitas pertanian, pendidikan, dan mobilitas warga secara bertahap mulai pulih seiring normalnya infrastruktur dasar.

Wali Nagari Bayua, Hadi Fajrin, menyampaikan rasa syukur atas cepatnya pembangunan jembatan yang dinilai melampaui perkiraan masyarakat.

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut