Dari PAUD hingga SD, Bukittinggi Tanamkan Cinta Budaya Lewat Metode Syofyani Yusaf
BUKITTINGGI, iNEWSPadang.ID — Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, membuka secara resmi kegiatan Semiloka Pengajaran Pola Gerak Dasar Tari Metode Syofyani Yusaf bagi guru PAUD, TK, dan SD yang digelar di Aula Balai Kota Bukittinggi, Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran pendidik dalam menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya lokal sejak usia dini melalui pendekatan yang terstruktur dan mudah diterapkan di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Ibnu Asis menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya semiloka yang dinilainya sebagai langkah strategis dalam pewarisan nilai budaya Minangkabau kepada generasi muda.
Pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan hari lahir tokoh tari Minangkabau, Syofyani Yusaf, menurutnya memberikan makna tersendiri karena menjadikan seni tari tidak hanya sebagai ekspresi estetika, tetapi juga media pendidikan karakter dan adat.
“Kegiatan seperti ini tergolong langka, karena tidak banyak lembaga yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pembinaan generasi hari ini. Yang lebih penting, melalui kegiatan ini kita diajarkan untuk mencintai dan menjaga warisan budaya daerah,” ujar Ibnu Asis di hadapan para peserta.

Ia berharap semiloka ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan komunitas seni, untuk terus menghadirkan ruang pembelajaran budaya yang berkelanjutan.
Wawako juga mendorong para guru mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar materi yang diperoleh dapat diimplementasikan secara optimal di sekolah masing-masing.
Semiloka ini menghadirkan sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri, di antaranya Prof. Dr. Mohd Anis Md Nor dari Nusantara Performing Arts Research Center Kuala Lumpur, Prof. Dr. Fuji Astuti, M.Hum dari Universitas Negeri Padang, Fery Chofa, S.H., LL.M dari Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Bukittinggi, serta Didiek Wahyudi, S.Pd dari Bazil Islamic School Kindergarten & Daycare Padang.
Para pemateri membahas pendekatan pedagogis dan praktik pengajaran pola gerak dasar tari yang relevan untuk anak usia dini, sekaligus berakar pada nilai adat dan budaya Minangkabau.
Editor : Wahyu Sikumbang