Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ramlan Nurmatias Jawab DPRD soal Defisit APBD Bukittinggi 2027 Rp337,85 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Peserta Ramaikan Push Bike Bukittinggi, Wako Ramlan Siapkan Agenda Rutin Sport Tourism

Senin, 06 Juli 2026 | 08:05 WIB
  • author Wahyu Sikumbang
Ratusan Peserta Ramaikan Push Bike Bukittinggi, Wako Ramlan Siapkan Agenda Rutin Sport Tourism
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike yang diikuti lebih dari 300 peserta. (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)

BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, menargetkan lomba balap sepeda tanpa pedal (Push Bike) menjadi agenda rutin yang digelar dua kali setiap tahun dengan skala internasional. Rencana tersebut muncul setelah penyelenggaraan perdana Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike berlangsung sukses dan mendapat sambutan antusias dari ratusan peserta.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan pemerintah daerah akan menjadikan ajang tersebut sebagai bagian dari program unggulan di bidang olahraga sekaligus memperkuat pengembangan wisata olahraga (sport tourism).

"Insya Allah ajang ini akan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Bukittinggi sebagai bagian dari program unggulan di bidang olahraga. Ditargetkan terselenggara dua kali dalam setahun bertaraf internasional," kata Ramlan, Senin (6/7/2026).

Menurut Ramlan, sejak awal Pemerintah Kota Bukittinggi telah memberikan dukungan berupa penyediaan lokasi pelaksanaan dan pengamanan kegiatan. Ia menyebut sebagian besar peserta yang mengikuti event perdana berasal dari luar Sumatera Barat.


Ratusan anak mengikuti lomba Push Bike pada event Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike di Jalan Perintis Kemerdekaan, Bukittinggi. (Foto: Dina Amrina)

Ke depan, pemerintah berencana memperluas cakupan peserta dengan mengundang komunitas Push Bike dari mancanegara, terutama Malaysia dan Singapura.

"Dari awal kita mendukung melalui fasilitas tempat dan keamanan. Peserta mayoritas dari luar Sumbar. Ditargetkan tahun depan diperbesar dengan mengundang peserta dari Malaysia dan Singapura serta negara lainnya," ujarnya.

Ia menilai Push Bike bukan sekadar olahraga rekreasi, melainkan sarana pembentukan karakter anak sejak usia dini. Melalui sepeda tanpa pedal, anak-anak dilatih membangun keseimbangan, kesiapan mental, kesabaran, serta kemampuan fisik secara bertahap.

Editor: Wahyu Sikumbang

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut