BPC Bukittinggi Kirim 9 Wartawan ke HPN 2026 di Banten, Perkuat Solidaritas Pers
SERANG, iNEWSPadang.ID — Perkumpulan wartawan Bukittinggi Press Club (BPC), Sumatera Barat, turut ambil bagian dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Kota Serang, Provinsi Banten. BPC mengutus sembilan orang wartawan untuk mengikuti rangkaian kegiatan nasional yang berlangsung pada 6 hingga 9 Februari 2026 tersebut.
Ketua BPC, Al Fatah, menyampaikan keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi komunitas wartawan daerah untuk memperluas jejaring sekaligus memperkuat nilai-nilai profesionalisme.
“Alhamdulillah, BPC bisa mengutus sembilan orang perwakilan mengikuti HPN kali ini di Banten. Ini merupakan keikutsertaan kali kedua setelah sebelumnya HPN Pekanbaru pada 2025,” ujar Al Fatah di Serang, Minggu (8/2).
Ia menilai HPN 2026 memiliki makna khusus karena bertepatan dengan kembali bersatunya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat setelah sempat mengalami dualisme kepemimpinan. Mayoritas anggota BPC merupakan anggota PWI, sehingga peringatan HPN menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi dengan tokoh pers nasional, wartawan senior, serta para guru jurnalistik dari berbagai daerah.

“Kami berharap mendapatkan ilmu baru, pembaruan informasi tentang dinamika media, sekaligus memperkuat solidaritas wartawan sebagai pilar keempat demokrasi,” katanya.
BPC sendiri merupakan komunitas wartawan yang berbasis di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam dengan jumlah 21 wartawan aktif. Sejak berdiri pada 2014, BPC memfungsikan diri sebagai wadah silaturahmi antarwartawan, pengembangan profesionalisme jurnalis, serta pelaksana berbagai kegiatan sosial di daerah.
Sembilan wartawan BPC yang mengikuti HPN 2026 di Banten berasal dari berbagai media, yakni Al Fatah (LKBN ANTARA), Yudi Prama Agustino (LPP RRI), Dina Amrina (SCTV), Asrial Gindo (Singgalang), Yursil Masri (Haluan), Roni Novendra (Rakyat Sumbar), Hatta Rizal (Klikpositif), Vesco Davian (Harian Haluan), dan Januar Jamil (Mimbar Sumbar).
Editor : Wahyu Sikumbang