Pencuri Incar Toko Saat Pemilik Salat, Aksinya Terekam CCTV di Bukittinggi-Agam
BUKITTINGGI, iNEWSPadang.ID — Aksi pencurian dengan modus memanfaatkan waktu salat penjaga toko meresahkan warga di wilayah Bukittinggi dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Seorang pria yang diperkirakan berusia sekitar 25 tahun terekam kamera CCTV melakukan pencurian di dua lokasi berbeda dengan pola serupa.
Peristiwa pertama terjadi pada 9 Maret 2026 di sebuah toko bunga di kawasan Jambu Aia, Nagari Taluak Ampek Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Saat kejadian, penjaga toko tengah melaksanakan salat dengan posisi membelakangi etalase.
Dalam rekaman CCTV, pelaku yang mengenakan kaos hitam bertuliskan “RAFF” terlihat masuk dan berpura-pura melihat-lihat isi etalase. Setelah sempat duduk dan memastikan situasi aman, pelaku kemudian mengambil sebuah kotak transparan berwarna merah muda yang berisi uang tunai sekitar Rp500 ribu sebelum melarikan diri.
Beberapa pekan kemudian, tepatnya pada 28 Maret 2026, pria dengan ciri-ciri serupa kembali beraksi di Kota Bukittinggi. Kali ini, targetnya adalah Sanade Pet Shop yang berlokasi di Jalan Merapi, kawasan Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.
Pemilik toko, Iswandi (50), mengatakan saat kejadian dirinya sedang melaksanakan salat Zuhur dan meninggalkan toko dalam kondisi tertutup spanduk seperti biasanya.
“Toko ditutup pakai spanduk, biasanya aman. Tapi saat itu dia datang dari arah Bukik Pauh, masuk, lalu keluar lagi ke arah yang sama. Saya baru sadar uang hilang saat malam mau tutup toko,” ujar Iswandi, Sabtu (4/4/2026).
Ia menjelaskan, setelah mengetahui kehilangan, dirinya langsung menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari rekaman tersebut terlihat jelas pelaku masuk dan keluar toko dengan gerak-gerik yang mencurigakan.
“Kalau lihat gaya dia masuk, sepertinya sebelumnya memang sudah dia intai. Di tempat lain juga ada kejadian serupa, di toko bunga di Jambu Air saat penjaga toko sedang salat,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, Iswandi mengaku mengalami kerugian lebih dari Rp4 juta. Ia pun segera melaporkan kasus tersebut ke Polresta Bukittinggi.
Pihak kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Rekaman CCTV yang memperlihatkan wajah pelaku dengan cukup jelas kini menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan.
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan toko dalam kondisi terbuka meski hanya dalam waktu singkat untuk beribadah. Polisi juga terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan menangkap pelaku.
Editor : Wahyu Sikumbang