Bukittinggi Bidik Lahirkan Atlet Drifting Nasional dari Generasi Muda
BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, Sumatera Barat, menyambut positif upaya pengembangan olahraga otomotif drifting di daerah itu. Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara komunitas Drifting Sumbar bersama Wakil Wali Kota Bukittinggi, Senin (18/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Bukittinggi itu dihadiri pegiat otomotif Bukittinggi, Ivans Haykel, bersama rombongan komunitas Drifting Sumbar. Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi, Beni Y, serta Sekretaris Dispora Andreas.
Dalam diskusi tersebut, komunitas Drifting Sumbar menyampaikan rencana pengembangan olahraga drifting sekaligus membahas peluang penyediaan lokasi latihan bagi pemula di Bukittinggi.
Ivans Haykel mengatakan drifting sebenarnya bukan olahraga baru di Sumatera Barat maupun Bukittinggi. Namun hingga saat ini, cabang olahraga otomotif tersebut dinilai belum mendapat perhatian serius, terutama terkait fasilitas dan pembinaan atlet.

“Drifting merupakan teknik mengemudi ekstrem yang mengutamakan skill, seni berkendara, dan kontrol kendaraan secara presisi. Pengemudi sengaja membuat mobil kehilangan traksi roda belakang saat berbelok, namun tetap dalam kendali penuh,” ujar Ivans.
Menurutnya, drifting telah berkembang menjadi olahraga otomotif profesional berskala internasional yang membutuhkan kemampuan teknik tinggi, keberanian, serta kendaraan dengan standar keamanan tertentu. Olahraga ini mulai populer di Jepang pada awal 1980-an dan dikenal luas melalui legenda drifting dunia, Keiichi Tsuchiya.
Ivans menilai kehadiran komunitas Drifting Sumbar di Bukittinggi tidak hanya bertujuan memperkenalkan drifting sebagai hiburan dan olahraga prestasi, tetapi juga membuka ruang aktivitas positif bagi generasi muda.
“Kami melihat antusiasme masyarakat Sumatera terhadap drifting cukup tinggi, namun masih minim sarana dan prasarana. Kami berharap ada dukungan pemerintah daerah agar drifting bisa berkembang secara positif dan terarah,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pembinaan drifting dapat menjadi salah satu solusi untuk menekan aksi balap liar di jalan raya. Dengan adanya wadah resmi, anak muda diharapkan dapat menyalurkan minat otomotif mereka secara aman dan terarah.
“Jika difasilitasi dengan baik, drifting bisa menjadi wadah pembinaan generasi muda, mengurangi potensi balap liar, sekaligus melahirkan atlet-atlet otomotif berprestasi yang mampu membawa nama Bukittinggi ke tingkat nasional,” tambahnya.
Ke depan, komunitas Drifting Sumbar berencana melakukan pembibitan atlet usia dini dan mengirimkan atlet untuk mengikuti berbagai event otomotif tingkat nasional.
Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengapresiasi inisiatif para pegiat otomotif tersebut. Ia menilai drifting dapat menjadi alternatif kegiatan positif bagi kalangan muda di Kota Bukittinggi.
“Ini merupakan sesuatu yang positif bagi perkembangan olahraga otomotif di kalangan pemuda. Kita ingin anak-anak muda Bukittinggi memiliki ruang kreativitas dan kegiatan yang bermanfaat, sehingga energi mereka tersalurkan ke hal-hal positif,” ungkapnya.
Dia berharap ke depan tersedia sarana dan fasilitas representatif yang dapat digunakan untuk latihan, pembinaan, dan pengembangan olahraga otomotif secara berkelanjutan di Bukittinggi.
Editor : Wahyu Sikumbang