get app
inews
Aa Text
Read Next : KPH Agam Ingatkan Konflik HKM Lubuk Basung Bisa Berujung Pencabutan Izin Perhutanan Sosial

Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Teridentifikasi, Rino Eka Putra asal Agam Meninggal Dunia

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:37 WIB
header img
KTP dan tangkapan layar video amatir yang memperlihatkan korban menggunakan pelampung di atas KMP Mutiara Sentosa 2 sebelum api menghanguskan sebagian besar kapal. Korban merupakan satu dari lima korban tewas yang telah teridentifikasi. (Foto: Istimewa)

AGAM, iNewsPadang.idRino Eka Putra (48), warga Jorong Limo Suku, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dipastikan meninggal dunia setelah menjadi korban insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Kepastian tersebut diperoleh setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur mengidentifikasi jenazah korban pada Senin (3/8/2026).

Kabar duka tersebut juga dibenarkan oleh kerabat korban, Dina Amrina, saat dikonfirmasi wartawan pada Senin. "Abang Na sudah tidak ada pak," ujar Dina melalui pesan di grup WhatsApp Bukittinggi Press Club (BPC).

Sebelumnya, pihak keluarga sempat kehilangan kontak dengan Rino setelah kapal yang ditumpanginya mengalami kebakaran. Menurut Dina, keluarga terus berupaya menghubungi telepon seluler korban, namun nomor tersebut sudah tidak aktif.

"Da Rino naik kapal menggantikan orang lain yang cancel, makanya namanya tidak ketemu sebagai penumpang kapal," kata Dina.


Rino Eka Putra (kanan) berfoto bersama adiknya, Dina, di kawasan Tanjung Priok, Jakarta, beberapa bulan sebelum menjadi korban dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Foto ini menjadi kenangan yang tersisa bagi keluarga. (Foto: Istimewa)

Berdasarkan informasi dari keluarga, Rino berangkat dari Jakarta dengan membawa sebuah truk bermuatan barang dagangan menuju Makassar. Ia menempuh perjalanan darat hingga Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan KMP Mutiara Sentosa 2.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jawa Timur Kombes Pol. Wahono Edhi P. mengatakan hingga Senin sore pihaknya telah menerima lima kantong jenazah korban insiden kebakaran kapal.

"Seluruh lima korban meninggal dunia itu teridentifikasi melalui data primer yakni, sidik jari. Kemudian diperkuat dengan data sekunder yakni, melalui gigi, catatan medis, hingga properti yang dikenakan korban," katanya dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya.

Lima korban yang telah teridentifikasi masing-masing;

1. Sri Indratmo Wijaya (47), warga Pati, Jawa Tengah;

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut