Perpustakaan Syafruddin Prawiranegara Beroperasi, Sediakan Buku hingga Kelas Masyarakat
BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi Syafruddin Prawiranegara telah beroperasi dan melayani masyarakat dengan menyediakan 14.468 judul buku, sejumlah fasilitas pendukung, serta berbagai kelas pembelajaran dan pengembangan keterampilan.
Perpustakaan yang berada di samping SMPN 4 Bukittinggi tersebut dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi. Selain sebagai tempat membaca dan mengakses koleksi buku, perpustakaan dimanfaatkan sebagai ruang belajar dan berkegiatan bagi masyarakat.
Kepala Bidang Statistik, Informasi, dan Komunikasi Publik (S-IKP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bukittinggi, Riri Alhadilla Sukma, S.Sos, M.I.Kom, mengatakan, fasilitas yang tersedia saat ini antara lain ruang baca umum dan referensi, ruang baca anak dan sudut bercerita, ruang teater, aula multifungsi, ruang kerja, Pojok Baca Digital (POCADI), serta komputer publik dengan akses internet.

"Perpustakaan juga memiliki area luar ruangan dan taman literasi. Sejumlah bagian ruangan ditata dengan mengangkat karakter dan identitas Kota Bukittinggi untuk mendukung kegiatan membaca, belajar, berdiskusi, serta aktivitas masyarakat lainnya," kata Riri, Jumat (28/8/2026).
Menurut Riri, saat ini Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi Syafruddin Prawiranegara memiliki 14.468 judul buku. Koleksinya terdiri atas buku anak, fiksi, dan nonfiksi. Koleksi tersebut juga terus dikembangkan dengan penambahan buku baru.
Selain menyediakan koleksi dan fasilitas membaca, perpustakaan menjalankan kegiatan melalui konsep Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Sejumlah kelas telah diselenggarakan dan dapat diikuti masyarakat umum di lingkungan perpustakaan.
Kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi kelas tahsin sebanyak 10 pertemuan, kelas merajut empat pertemuan, serta kelas Read Aloud sebanyak empat pertemuan. Selain itu, kelas membuat konten dan beauty class masing-masing telah digelar satu kali.
Kegiatan lainnya juga direncanakan. Kelas public speaking disebut akan segera dilaksanakan, sementara kelas barbershop dan citizen journalism direncanakan menjadi bagian dari kegiatan perpustakaan.

Seiring beroperasinya layanan tersebut, jumlah kunjungan tercatat meningkat dalam tiga bulan terakhir. Pada Mei 2026, perpustakaan menerima 855 pengunjung. Jumlahnya bertambah menjadi 986 pengunjung pada Juni dan mencapai 1.849 pengunjung pada Juli 2026.
Peningkatan jumlah pengunjung tersebut berlangsung bersamaan dengan pemanfaatan perpustakaan tidak hanya untuk mengakses bahan bacaan, tetapi juga sebagai ruang belajar, berkegiatan, dan mengembangkan keterampilan masyarakat.

Editor : Wahyu Sikumbang