Bukittinggi Percepat Pendataan Perlinsos Digital, Libatkan RT, RW hingga PSM
BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Pemerintah Kota Bukittinggi menargetkan pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital Tahun 2026 selesai dalam waktu satu bulan. Target tersebut disampaikan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias saat memimpin Rapat Evaluasi Perlinsos Digital di Aula Balai Kota Bukittinggi, Rabu (30/9/2026).
Rapat tersebut diikuti para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi.
Dalam arahannya, Ramlan meminta percepatan pendataan dilakukan dengan melibatkan camat, lurah, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), RT, RW, serta unsur masyarakat agar data penerima perlindungan sosial dapat tersusun secara lebih lengkap.
"Camat dan lurah diminta bersama RT, RW, dan PSM membantu masyarakat dalam proses pendataan. Bagi masyarakat yang belum memiliki atau memahami sarana digital, perlu diberikan pendampingan agar seluruh data dapat terakomodasi. Dalam waktu satu bulan ini, pendataan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target. Jika warga terkendala, kita aktifkan agen agen yang ada, didampingi PSM setiap kelurahan," ujarnya.
Menurut Ramlan, perangkat daerah juga didorong ikut membantu proses pendataan sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat. Ia menyebut Perlinsos Digital merupakan program nasional yang memerlukan dukungan berbagai pihak agar pelaksanaannya berjalan optimal dan tepat sasaran.
Selain membahas percepatan pendataan Perlinsos Digital, rapat tersebut juga menjadi forum evaluasi kinerja pemerintah daerah. Pada kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan sejumlah rencana program yang akan dilaksanakan pada triwulan IV tahun 2026 dan tahun 2027.
Beberapa program yang dipaparkan antara lain penataan kota, penggunaan conblock di sejumlah jalan utama, renovasi taman kota, angkutan gratis bagi pelajar, pembenahan drainase, peningkatan kebersihan lingkungan, serta rencana pemindahan rumah potong hewan ke Talao.
Editor: Wahyu Sikumbang