Api dengan cepat membesar dan dalam waktu singkat melalap seluruh bangunan hingga roboh dan hanya menyisakan puing. Sekitar pukul 13.23 WIB, kobaran api mulai berhasil dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Agam mengerahkan dua unit armada dari pos Sungai Tanang dan Biaro. Selain itu, dua unit armada tambahan dari Kota Bukittinggi juga diturunkan untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.
Sisa puing bangunan rumah yang roboh akibat kebakaran hebat pada siang hari di Lawang, Agam, Minggu (5/4/2026). Foto: Istimewa
Akses menuju lokasi yang berjarak sekitar 22 kilometer dari pusat kabupaten, serta kondisi jalan berkelok dan rawan longsor di kawasan Kelok Ampek Puluah Ampek menjadi kendala utama bagi petugas dalam menjangkau lokasi dengan cepat.
Hingga Senin (6/4/2026), penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ditemukan korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut.
Warga setempat berharap pemerintah dapat mempertimbangkan pembangunan pos pemadam kebakaran di wilayah Matur guna mempercepat respons penanganan apabila terjadi kebakaran di masa mendatang.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
