BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, mengunjungi RSUD Bukittinggi, Rabu (13/5/2026). Kunjungan tersebut turut didampingi anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama dan Suir Syam.
Momentum kunjungan itu dimanfaatkan Pemerintah Kota Bukittinggi untuk menyerahkan proposal bantuan penunjang kesehatan senilai Rp44 miliar guna mendukung pengembangan fasilitas dan layanan rumah sakit daerah tersebut.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan bahwa RSUD Bukittinggi baru beroperasi selama lima tahun sejak diresmikan pada 18 Januari 2021. Menurutnya, rumah sakit milik Pemerintah Kota Bukittinggi itu masih membutuhkan banyak dukungan, terutama alat kesehatan dan sarana penunjang pelayanan pasien.
“Untuk pengembangan RSUD, tentu kita membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat dan juga anggota DPR RI. Tanpa dukungan pusat, perkembangan rumah sakit ini akan berjalan lebih lambat,” ujar Ramlan, Kamis (14/5/2026).
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyerahkan proposal bantuan penunjang kesehatan senilai Rp44 miliar kepada Wamenkes RI saat kunjungan kerja di Bukittinggi, Rabu (13/5/2026). (Foto: iNewsPadang.id/ Wahyu Sikumbang)
Ia menambahkan, saat ini Pemko Bukittinggi tengah menyusun perencanaan pembangunan ruang CT scan dan cathlab sebagai bagian dari peningkatan layanan kesehatan. Selain itu, fasilitas penunjang untuk keluarga pasien juga terus disiapkan, seperti supermarket, koperasi, hingga mushala yang direncanakan dibangun melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
Kunjungan kerja tersebut mendapat perhatian khusus dari anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama. Politisi Partai Gerindra itu mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang aktif turun langsung ke daerah untuk melihat kebutuhan rumah sakit.
“Setiap kunjungan, Pak Wamen melakukan jemput bola terhadap kebutuhan rumah sakit, baik fisik, sumber daya manusia maupun alat kesehatan. Kami berharap kebutuhan RSUD Bukittinggi bisa dibantu maksimal agar menjadi salah satu rumah sakit terbaik di Sumatera Barat,” kata Ade.
Sementara itu, Benjamin Paulus Octavianus yang akrab disapa dr. Benny mengaku kagum dengan pembangunan RSUD Bukittinggi yang dibiayai melalui APBD daerah. Menurutnya, pembangunan rumah sakit tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan.
Selain mengunjungi RSUD Bukittinggi, rombongan Wamenkes RI bersama Komisi IX DPR RI juga meninjau RSUD Dr. Achmad Mochtar (RSAM), Universitas Prima Nusantara (UPN), serta Rumah Sakit Otak DR. Drs. Mohammad Hatta Bukittinggi (RSOMH) dalam agenda kerja di Kota Bukittinggi.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
