Aktivitas Marapi Meningkat, Satu Letusan dan Enam Hembusan Terekam dalam Sehari

Wahyu Sikumbang
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Marapi di Bukittinggi mencatat satu kali letusan dan enam kali hembusan selama periode pengamatan 30 Mei 2026. (Foto: iNewsPadang.id/ Wahyu Sikumbang)

AGAM, iNewsPadang.idGunung Marapi yang berada di perbatasan Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (30/5/2026) pagi. Gunung api aktif dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut itu melontarkan kolom abu setinggi sekitar 2.000 meter di atas puncak.

Erupsi terjadi saat masyarakat mulai beraktivitas di tengah cuaca cerah. Kondisi tersebut membuat kolom abu vulkanik terlihat jelas dari berbagai wilayah di sekitar gunung. Meski demikian, sejumlah warga mengaku tidak mendengar suara dentuman yang biasanya menyertai erupsi Gunung Marapi.

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi di Bukittinggi mencatat erupsi terjadi pada pukul 08.42 WIB. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut mengikuti arah angin.

Petugas PGA Marapi, Asep Antoni, mengatakan erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 milimeter dan durasi sekitar 85 detik.


Erupsi Gunung Marapi melontarkan kolom abu vulkanik hingga sekitar 2.000 meter di atas puncak, Sabtu (30/5/2026). Foto diambil dari Cumantiang, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, berjarak sekitar 5 km dari kawah. (Foto: M. Nur Bagindo)

"Angin membawa abu vulkanik ke arah Payakumbuh dan Batusangkar, namun hingga sore hari belum ada laporan hujan abu dari kedua daerah tersebut maupun wilayah lainnya," kata Asep Antoni.

Data aktivitas vulkanik yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan bahwa selama periode pengamatan 30 Mei 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, Gunung Marapi tidak hanya mengalami satu kali letusan, tetapi juga enam kali hembusan. Hembusan tersebut terekam dengan amplitudo antara 4 hingga 4,5 milimeter dan durasi 20 hingga 79 detik.

Selain itu, petugas juga mencatat 19 kejadian tremor non-harmonik, empat gempa frekuensi rendah, lima gempa vulkanik dangkal, lima gempa vulkanik dalam, satu gempa tektonik lokal, serta dua gempa tektonik jauh. Aktivitas kegempaan tersebut menunjukkan proses dinamika magma di bawah tubuh gunung masih berlangsung.

Sepanjang hari pengamatan, kondisi visual gunung umumnya terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis. Asap kawah berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang sampai tebal teramati mencapai ketinggian antara 50 hingga 500 meter di atas puncak.


Kolom abu vulkanik setinggi sekitar 2.000 meter membumbung dari puncak Gunung Marapi saat erupsi pada Sabtu (30/5/2026) pagi. (Foto: PGA Marapi)

Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II atau Waspada. PVMBG mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan untuk tidak memasuki kawasan dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi atau Kawah Verbeek.

Masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

PVMBG turut mengingatkan warga agar menggunakan masker dan pelindung mata apabila terjadi hujan abu guna mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Warga juga diminta mengamankan sumber air bersih dan membersihkan timbunan abu vulkanik di atap rumah untuk menghindari kerusakan bangunan akibat beban berlebih.

Pemerintah daerah di Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Tanah Datar diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG maupun Pos Pengamatan Gunung Marapi guna memperoleh informasi terbaru terkait perkembangan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

Editor : Wahyu Sikumbang

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network