Menurutnya, keluarga juga masih sempat berkomunikasi saat korban mengantri di Pelabuhan Tanjung Perak. Bahkan pada Sabtu malam, korban masih melakukan panggilan video dengan istri dan anak-anaknya.
Keesokan paginya, Minggu (2/8/2026), keluarga memperoleh informasi mengenai kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep. Sejak saat itu, istri dan kerabat berusaha menghubungi korban, tetapi telepon selulernya tidak lagi dapat dihubungi.
Belakangan keluarga memperoleh kepastian bahwa Reno berada di kapal tersebut. Pada Senin, jenazah korban berhasil diidentifikasi.
Keluarga mengaku sangat terpukul atas kepergian Reno. Menurut mereka, almarhum dikenal sebagai pribadi pendiam, tetapi baik terhadap keluarga dan orang-orang di sekitarnya.
Keluarga memanjatkan doa di pusara Rino Eka Putra usai prosesi pemakaman di kompleks pemakaman keluarga di Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, Rabu (5/8/2026). (Foto: iNewsPadang.id / Wahyu Sikumbang)
Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
