Ke depan, mereka menyimpan mimpi lebih besar, yakni membawa nama Solok Selatan hingga Sumatera Barat dan nasional dalam kompetisi sepak bola usia dini.
“Kami berharap dari sini muncul bibit-bibit pesepak bola yang bisa berprestasi. Tetapi yang paling penting, anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar bekerja sama, dan tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan disiplin,” katanya.
Bagi Yasril, SSB Kolonal tidak semata-mata tentang mencetak pemain sepak bola. Lapangan menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar, berinteraksi, sekaligus mengembangkan potensi sejak dini.
“Harapannya, aktivitas ini tidak hanya mengasah talenta anak-anak, tetapi juga membantu menyiapkan mereka menjadi generasi masa depan yang unggul,” ujarnya
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
