get app
inews
Aa Text
Read Next : Wali Kota Ramlan Berduka, Fort de Kock Hill Mati: “Ikon Pacuan Kita Telah Tiada”

“Seperti Kehilangan Anak Sendiri”, Tangis Pecah Saat Kuda Fort de Kock Mengembuskan Napas Terakhir

Kamis, 10 Juli 2025 | 20:24 WIB
header img
Petugas Puskeswan, peternak, dan mantan Wali Kota Bukittinggi Drs. Djufri menunduk menangis saat menyaksikan detik-detik terakhir Fort de Kock Hill di kandangnya. Foto: Wahyu Sikumbang

“Di kakinya memang ada luka kecil. Tapi kami tidak menyangka akan secepat ini. Sudah dicoba infus, tapi ia sudah tidak bisa diselamatkan,” kata Hendry, Kepala Dinas Pertanian Bukittinggi.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Fort de Kock Hill akan dikuburkan di area Puskeswan, tempat ia tumbuh dan mengabdi sepanjang hidupnya.

Para petugas berharap, jika memang nanti akan datang pengganti, semoga bisa menciptakan ikatan dan manfaat seperti yang telah diberikan Fort de Kock Hill.


Fort de Kock Hill, kuda asal Australia yang telah menjadi bagian dari sejarah Bukittinggi sejak dibeli pada 2008. Keberadaannya berdampak pada kualitas genetik kuda pacuan, meningkatkan kelas dan prestasi. Foto: Istimewa

Mantan Wali Kota Djufri yang pertama kali menghadirkan kuda ini ke Bukittinggi mengaku terkejut atas kabar duka ini. “Saya kaget. Tapi kita bangga pernah punya pejantan seperti dia. Dia luar biasa.” (*)

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut