Hujan Deras Hambat Huntara di Agam, Kapolda Sumbar Maksimalkan Fasilitas Pengungsian
AGAM, iNEWSPadang.ID — Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menghambat pembangunan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak bencana di Jorong Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan.
Kondisi cuaca yang belum bersahabat membuat proses pembangunan belum dapat diselesaikan sesuai rencana awal.
Menindaklanjuti situasi tersebut, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, akhir tahun lalu (Selasa, 30/12/2025), turun langsung ke Palembayan untuk meninjau kondisi pengungsian sekaligus mendengarkan keluhan dan kebutuhan warga.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan para pengungsi tetap mendapatkan fasilitas yang layak selama menunggu huntara rampung dibangun.
Gatot menjelaskan, pembangunan huntara yang semula direncanakan selesai pada 5 Januari terpaksa ditunda karena hujan masih turun hampir setiap hari. Ia meminta warga bersabar dan memastikan pembangunan akan diselesaikan begitu kondisi memungkinkan. “Intinya, ibu bapak para pengumngsi itu ingin segera menempati hunian sementara ini, namun masih ada kendala cuaca. Saya minta bersabar sedikit, tetapi ini pasti selesai,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Sambil menunggu pembangunan huntara, Polda Sumbar memaksimalkan fasilitas di lokasi pengungsian. Salah satu fokus utama adalah penyediaan air bersih. Dari kebutuhan awal lima sumur, jumlahnya ditambah menjadi sepuluh agar kondisi pengungsian lebih layak dan sehat bagi warga.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada kebutuhan pendidikan anak-anak pengungsi yang akan segera memasuki masa sekolah. Kapolda meminta jajaran Polres setempat mendata seluruh anak terdampak agar seluruh keperluan sekolah dapat dipenuhi.
Editor : Wahyu Sikumbang