get app
inews
Aa Text
Read Next : Dampak Banjir Bandang, 31 Siswa MTsN 3 Agam Tak Masuk Sekolah

Baru Dilantik, Ratusan PPPK Agam Langsung Bertugas di Lokasi Bencana Mematikan

Minggu, 04 Januari 2026 | 17:04 WIB
header img
Ratusan PPPK Paruh Waktu yang baru dilantik Bupati Agam membersihkan lumpur dan puing sisa banjir bandang di PAUD Amanah Aisyah, Palembayan, Minggu (4/1/2026), sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana. Foto: Wahyu Sikumbang

AGAM, iNEWSPadang.ID — Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus dilakukan. Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang baru dilantik Bupati Agam dikerahkan membersihkan material lumpur dan puing-puing bencana di sejumlah lokasi terdampak.

Aksi gotong royong tersebut dipusatkan di tiga kecamatan dengan dampak terparah, salah satunya Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan. Dengan peralatan sederhana, para pegawai menyebar dalam kelompok-kelompok kecil untuk membersihkan fasilitas umum, mulai dari sekolah, rumah ibadah, hingga rumah warga yang terdampak banjir bandang dan longsor.

Di PAUD Amanah Aisyah, Palembayan, para PPPK tampak fokus membersihkan sisa material bangunan, kayu, dan lumpur yang memenuhi ruang belajar. Pembersihan diprioritaskan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026.

Bahendri, PPPK Paruh Waktu yang bertugas di Kantor Camat Ampek Nagari, mengatakan penugasan ini merupakan tugas perdana sekaligus bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.


Bupati Agam menugaskan ratusan PPPK Paruh Waktu membersihkan lumpur dan puing sisa banjir bandang untuk percepatan pemulihan pascabencana. Foto: Wahyu Sikumbang

“Kami mendapat instruksi langsung dari Bupati Agam untuk membantu pembersihan fasilitas umum terdampak bencana. Hari pertama bekerja, kami langsung turun ke lapangan sebagai wujud bakti dan tanggung jawab,” ujarnya.

Pendamping dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Laila Kesuma, menjelaskan bahwa total 941 PPPK Paruh Waktu yang dilantik sehari sebelumnya dibagi ke tiga kecamatan terdampak untuk membantu masyarakat, relawan, dan aparat.

Sekitar 300 orang ditempatkan di Kecamatan Palembayan, 300 orang di Kecamatan Tanjung Raya, dan 300 orang lainnya di Kecamatan Malalak.

“Sesuai instruksi Bupati, awal masa kerja mereka langsung diarahkan untuk gotong royong membersihkan sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum, termasuk membantu warga yang rumahnya terdampak banjir dan longsor,” katanya, Minggu, 4 Januari 2026.

Berdasarkan data terbaru BPBD Kabupaten Agam yang diperbarui Sabtu, 3 Januari 2026, pukul 20.00 WIB, bencana banjir bandang dan longsor di wilayah tersebut menelan 165 korban jiwa. Kecamatan Palembayan menjadi wilayah terdampak paling parah dengan 136 korban meninggal dunia, disusul Malalak 16 jiwa, Tanjung Raya 10 jiwa, serta Kecamatan Matur, Palupuh, dan Ampek Nagari masing-masing satu jiwa.

Selain korban meninggal, sebanyak 37 orang masih dinyatakan hilang. Rinciannya, Palembayan 32 orang, Malalak dua orang, Tanjung Raya dua orang, dan Lubuk Basung satu orang. Jumlah pengungsi juga terus bertambah dengan total mencapai 3.380 jiwa yang tersebar di beberapa kecamatan terdampak.

Pemerintah Kabupaten Agam berharap keterlibatan ratusan PPPK ini dapat mempercepat pemulihan lingkungan, memulihkan layanan publik, serta membantu masyarakat bangkit dari bencana yang meninggalkan duka mendalam tersebut.

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut