AHY Dorong Realisasi Pengembangan Perkotaan Terintegrasi untuk Kota Bukittinggi
Pada 2025, tahap perencanaan telah diselesaikan oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum berupa Rencana Pengembangan Kawasan Prioritas.
Dalam rencana tersebut, Pasar Simpang Aur dan Koridor Jalan Sudirman ditetapkan sebagai kawasan percontohan yang dikembangkan sebagai koridor ekonomi kreatif berbasis warisan budaya. Kawasan ini dirancang untuk mendukung seni, kuliner, dan aktivitas ritel dalam ruang publik yang hidup dan terintegrasi.
“Ini peluang baik untuk semakin meningkatkan dan mempercantik wajah Kota Bukittinggi. Harapannya, kunjungan wisata meningkat dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Ramlan.
Meski membutuhkan anggaran besar, pembiayaan proyek ini bersumber dari pemerintah pusat yang bekerja sama dengan Bank Dunia.
Dalam skema tersebut, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PU bertindak sebagai executing agency proyek NUDP. Ramlan menambahkan, pertemuan dengan Menko Infrastruktur juga bertujuan mendorong percepatan implementasi rencana yang telah disusun.
“Sesuai arahan Bapak Menko, akan segera dilakukan rapat koordinasi dengan Kementerian PU agar program ini bisa segera direalisasikan,” pungkasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bukittinggi didampingi Kepala Bappelitbangda Ade Mulyani dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rahmat AE.
Editor : Wahyu Sikumbang