Berbeda dari Pemerintah, Jemaah Syattariyah di Sumbar Baru Gelar Salat Iduladha Hari Ini
TANAH DATAR,iNewsPadang.id-Ratusan jemaah Syattariyah di Jorong Gunung Bungsu, Nagari Batipuh Baruah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, baru melaksanakan salat Iduladha pada hari ini, Jumat (27/5/2026). Pelaksanaan hari raya kurban tersebut berbeda dengan ketetapan pemerintah yang telah lebih dahulu menetapkan Iduladha.
Pelaksanaan salat Id berlangsung di Masjid Nurul Hidayah dan diikuti ratusan jamaah dari berbagai daerah sekitar. Secara umum, tata cara salat berjalan sama seperti pelaksanaan Iduladha umat Islam pada umumnya. Namun, terdapat tradisi khas yang masih dipertahankan oleh jamaah Syattariyah.
Salah satu yang mencuri perhatian ialah khutbah yang disampaikan sepenuhnya menggunakan bahasa Arab. Selain itu, khatib juga membacakan naskah khutbah tua yang telah digunakan secara turun-temurun dan ditulis oleh ulama terdahulu puluhan tahun silam.
Imam Masjid Nurul Hidayah, Jon Sofia Amri, mengatakan penetapan Iduladha oleh jamaah Syattariyah didasarkan pada perhitungan hari menurut hadis Nabi yang sudah diketahui sejak awal Ramadan.
“Pelaksanaan Iduladha ini sudah kami ketahui sejak awal Ramadan berdasarkan perhitungan hari menurut hadis Nabi. Jadi bukan berdasarkan hisab yang dilakukan pemerintah,” ujar Jon Sofia Amri.
Pemerintah Indonesia sendiri menetapkan Idul Adha melalui sidang isbat Kementerian Agama dengan metode hisab dan rukyat atau pemantauan hilal. Sementara jamaah Syatariah memiliki pedoman tersendiri dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Di Kabupaten Tanah Datar, jamaah Syattariyah diketahui tersebar di hampir seluruh kecamatan dan masih mempertahankan tradisi keagamaan yang diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini.
Editor : Agung Sulistyo