iNews.id – PADANG, Bencana banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, tidak hanya menyisakan duka dan kerusakan. Di balik peristiwa tersebut, muncul fenomena unik yang justru mendatangkan berkah bagi sebagian kawasan. Sungai Jembatan Ujung Tanah di Kecamatan Lubuk Begalung mendadak viral dan disulap warga menjadi destinasi wisata air dadakan.
Sungai yang sebelumnya nyaris tak pernah dilirik, bahkan sekadar disinggahi warga, kini berubah menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan lokal. Usai banjir bandang, arus deras membawa endapan sedimen pasir dalam jumlah besar yang menumpuk di sepanjang aliran sungai. Hamparan pasir tersebut menciptakan suasana menyerupai pantai alami.
Air sungai yang jernih dan sejuk, dipadukan dengan pasir yang lembut, membuat kawasan ini ramai dikunjungi setiap hari. Pengunjung datang silih berganti, mulai dari keluarga hingga anak muda, untuk bermain air, bersantai, maupun mengabadikan momen dan membagikannya di media sosial.
Selain keindahan alamnya, kondisi sungai yang kini lebih bersih turut menjadi daya tarik tersendiri. Tidak adanya lagi limbah industri yang mencemari aliran sungai, menyusul tutupnya pabrik karet di sekitar lokasi akibat bangkrut, membuat kualitas air semakin membaik dan dinilai lebih aman oleh warga.
Menariknya, wisata dadakan di Sungai Ujung Tanah ini dapat dinikmati secara gratis. Tidak ada pungutan biaya parkir maupun retribusi, sehingga semakin diminati masyarakat sebagai alternatif rekreasi yang terjangkau.
Wandi, warga setempat, mengaku tidak menyangka sungai di lingkungannya kini menjadi tujuan wisata. “Dulu sungai ini sepi dan jarang diperhatikan. Sekarang malah ramai, airnya bersih, pasirnya seperti pantai,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Fitri, salah seorang wisatawan. Ia mengaku memilih Sungai Ujung Tanah karena banyak lokasi wisata air lain di Kota Padang yang terdampak banjir bandang. “Di sini masih aman dan bisa dinikmati bersama keluarga,” katanya.
Ramainya Sungai Ujung Tanah juga dipengaruhi oleh terbatasnya pilihan wisata air pascabencana. Warga pun mencari alternatif yang dinilai aman, mudah dijangkau, dan tetap menawarkan keindahan alam. Meski membawa dampak positif, warga berharap pengelolaan ke depan tetap memperhatikan aspek kebersihan dan keselamatan agar fenomena ini dapat terus memberi manfaat.
Editor : Budi Sunandar
Artikel Terkait
