Selain kompetisi, HICFEST 2026 juga akan menghadirkan beragam kegiatan pendukung, seperti fun climbing, coaching clinic, outdoor expo, festival kuliner, pertunjukan seni budaya Minangkabau, hingga tur ke sejumlah destinasi unggulan di Sumatera Barat.
"Konsep tersebut dirancang agar HICFEST 2026 menjadi festival olahraga panjat tebing sekaligus ruang promosi budaya dan ekonomi kreatif daerah," katanya.
Untuk memperkuat daya tarik festival, FPTI Sumatera Barat juga tengah mengupayakan kehadiran sejumlah pemanjat dunia, di antaranya Steve Long dari Inggris, Yuji Hirayama dari Jepang, dan Sasha DiGiulian dari Amerika Serikat. Kehadiran atlet-atlet tersebut diharapkan semakin mengukuhkan posisi HICFEST sebagai festival panjat tebing alam bertaraf internasional.
Panorama Lembah Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang dikenal memiliki tebing granit setinggi 100 hingga 500 meter dan menjadi salah satu destinasi favorit pemanjat dunia. (Foto: Istimewa)
Zuhrizul menambahkan, penyelenggaraan HICFEST telah memperoleh dukungan dari Pengurus Pusat FPTI, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, serta berbagai otoritas terkait. Seluruh rangkaian kegiatan juga akan menerapkan standar keselamatan yang mengacu pada penyelenggaraan kompetisi panjat tebing alam internasional.
"HICFEST 2026 merupakan mimpi kami sejak lama. FPTI Sumatera Barat menargetkan Lembah Harau tidak hanya dikenal sebagai kawasan wisata alam, tetapi berkembang menjadi salah satu pusat panjat tebing alam paling bergengsi di Asia sekaligus menjadi agenda sport tourism internasional yang memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Barat," tutup Zuhrizul.
Editor : Wahyu Sikumbang
Artikel Terkait
