Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PT ARP Diaktifkan Lagi, Status Aset 108 Hektare Sumbar Kembali Disorot
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Marapi di Agam Kembali Erupsi saat Warga Lelap, Tinggi Letusan Capai 600 Meter

Senin, 12 Mei 2025 | 07:13 WIB
  • author Wahyu Sikumbang
Gunung Marapi di Agam Kembali Erupsi saat Warga Lelap, Tinggi Letusan Capai 600 Meter
Rekaman kamera CCTV Pos PGA Marapi memperlihatkan visual tinggi kolom abu letusan saat erupsi terjadi, Senin (12/5/2025). (Foto: Ist/ Marapi Observatory)

Kepala Pos PGA Marapi, Ahmad Rifandi, A.Md. melalui pengamat Teguh Purnomo, menyebutkan, erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30.3 mm dan durasi atau lama gempa letusan lebih kurang 30 detik.

Erupsi Marapi dengan amplitudo letusan yang cukup kuat, namun tidak ada yang mendengar suara dentuman diperkirakan karena sebagian besar warga sedang tidur lelap.

“Saat ini Gunung Marapi yang memiliki ketinggian 2.891 MDPL berada pada Status Waspada atau berada pada Level II, dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki atau pengunjung maupun wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi,” kata Teguh Purnomo dalam rilis resmi yang disampaikan melalui WhatsApp Grup Marapi Information, pukul 05:51 WIB, Senin (12/5/2025).

Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, bantaran, aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diimbau agar tetap mewaspadai potensi atau ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Sementara, jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).

Namun hingga pukul 07:00 WIB pagi ini belum ada laporan daerah di sekitar Gunung Marapi yang terdampak hujan abu.

Editor: Wahyu Sikumbang

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut