Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : DPRD dan Pemko Bukittinggi Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Defisit Rp337,8 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Ramlan Usung Visi Bukittinggi Jadi Kota Maju Berbasis Sejarah dan Budaya

Selasa, 26 Agustus 2025 | 15:55 WIB
  • author Wahyu Sikumbang
Wali Kota Ramlan Usung Visi Bukittinggi Jadi Kota Maju Berbasis Sejarah dan Budaya
Rapat Perencanaan Kota Terpadu untuk wilayah Sumatera dan Kalimantan secara daring di Bukittinggi Command Center dengan latar monitor rapat virtual. Foto: Diskominfo Bukittinggi

BUKITTINGGI, iNewsPadang.id — Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan komitmennya untuk membawa Kota Bukittinggi menjadi kota maju yang tetap berpijak pada sejarah dan budaya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat mengikuti Rapat Perencanaan Kota Terpadu untuk wilayah Sumatera dan Kalimantan yang berlangsung secara daring di Bukittinggi Command Center (BCC), Senin, (25/8).

Ramlan menekankan bahwa pembangunan sebuah kota tidak bisa dilepaskan dari sejarah dan peradabannya. Bukittinggi, katanya, memiliki catatan penting sebagai kota yang pernah menjadi ibu kota negara, ibu kota Sumatera, serta pusat pemerintahan Provinsi Sumatera Barat, Jambi, dan Riau.

“Bukittinggi adalah kota beradat, berbudaya, dan tengah diupayakan menjadi kota pejalan kaki. Banyak orang datang ke sini untuk berwisata, bekerja, makan, dan bersekolah. Maka, atas nama pemerintah pusat maupun daerah, kita harus memikirkan langkah-langkah untuk menjadikan kota ini semakin maju,” ujar Ramlan, Selasa, (26/8).


Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias (ketiga dari kiri) mengikuti Rapat Perencanaan Kota Terpadu secara daring di Command Center. Foto: Diskominfo Bukittinggi

Pemerintah menilai Bukittinggi sebagai kota sejarah yang memiliki posisi istimewa, sehingga berkomitmen memperhatikan berbagai aspek penataan kota.

Sejumlah program tengah dipersiapkan, mulai dari pembangunan gedung parkir, penataan kabel listrik bawah tanah agar tidak mengganggu keindahan kota, hingga penyediaan akses transportasi wisata dari Jam Gadang menuju Ngarai Sianok dengan dukungan tiga unit mobil yang beroperasi pada jam tertentu.

Selain itu, keberlanjutan pembangunan jalan tol Padang–Sicincin menuju Malalak pada tahun 2026 juga menjadi perhatian. Jalur ini diyakini akan mempercepat arus kunjungan ke Bukittinggi, sehingga semakin memperkuat posisinya sebagai kota perdagangan, pariwisata, dan pendidikan.

Editor: Wahyu Sikumbang

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut