get app
inews
Aa Text
Read Next : BREAKING NEWS 12 Warga Sumbar Tewas, 12 Ribu Jiwa Terdampak Akibat Cuaca Ekstrem

BREAKING NEWS Bupati Agam: 300 Korban Masih Tertimbun Longsor di Salareh Aia Palembayan

Sabtu, 29 November 2025 | 10:27 WIB
header img
Bupati Agam dan Kapolres meninjau lokasi banjir bandang yang dipenuhi lumpur, menyebut ratusan warga diduga masih tertimbun material longsor. Foto: Istimewa

AGAM, iNewsPadang.id — Banjir bandang dan longsor dan banjir Sumbar yang melanda lima kecamatan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sejak Kamis lalu menyebabkan akses darat menuju sejumlah wilayah terdampak terputus total. Kondisi itu membuat ribuan warga masih terisolasi dan menyulitkan pendistribusian bantuan maupun proses evakuasi.

Untuk memastikan pasokan logistik tetap masuk, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta terbang menggunakan helikopter membawa obat-obatan, paket kebutuhan pokok, serta perlengkapan darurat menuju lokasi terdampak, kemarin (Jumat, 28/11/2025).

Helikopter mendarat di Lapangan Bola Salareh Aia sebelum tim melanjutkan perjalanan ke posko bantuan di Jorong Kayu Pasak dan ke Kecamatan Malalak. Rombongan juga berupaya menjangkau titik-titik yang hingga kini belum tersentuh tim evakuasi.

Kapolres Agam AKBP Muari menegaskan bahwa suplai bahan bakar untuk genset serta operasional lapangan menjadi kebutuhan mendesak.


Puluhan rumah terlihat hancur dan kampung porak-poranda setelah banjir bandang dan longsor menerjang wilayah Agam, menyisakan kerusakan berat. Foto: Istimewa

“Medan saat ini masih berlumpur dan areanya sangat luas. Pencarian kemungkinan besar akan berlanjut sampai tidak ada lagi laporan orang hilang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penghentian operasi baru akan diumumkan setelah koordinasi dengan Bupati dan BPBD.

Bupati Agam Benni Warlis menyatakan pihaknya terus membuka jalur darat menggunakan alat berat, meski kondisi longsoran sangat masif. Ia menyampaikan bahwa jumlah korban diperkirakan jauh lebih besar daripada yang sudah ditemukan.

“Yang berhasil dievakuasi sekitar 60 orang. Ini belum termasuk yang hanyut di sungai. Diperkirakan masih ada sekitar 300 korban tertimbun,” kata Benni. Ia juga memastikan tambahan alat berat dan dapur umum dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah disanggupi.

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut