BREAKING NEWS Bupati Agam: 300 Korban Masih Tertimbun Longsor di Salareh Aia Palembayan
AGAM, iNewsPadang.id — Banjir bandang dan longsor dan banjir Sumbar yang melanda lima kecamatan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sejak Kamis lalu menyebabkan akses darat menuju sejumlah wilayah terdampak terputus total. Kondisi itu membuat ribuan warga masih terisolasi dan menyulitkan pendistribusian bantuan maupun proses evakuasi.
Untuk memastikan pasokan logistik tetap masuk, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta terbang menggunakan helikopter membawa obat-obatan, paket kebutuhan pokok, serta perlengkapan darurat menuju lokasi terdampak, kemarin (Jumat, 28/11/2025).
Helikopter mendarat di Lapangan Bola Salareh Aia sebelum tim melanjutkan perjalanan ke posko bantuan di Jorong Kayu Pasak dan ke Kecamatan Malalak. Rombongan juga berupaya menjangkau titik-titik yang hingga kini belum tersentuh tim evakuasi.
Kapolres Agam AKBP Muari menegaskan bahwa suplai bahan bakar untuk genset serta operasional lapangan menjadi kebutuhan mendesak.

“Medan saat ini masih berlumpur dan areanya sangat luas. Pencarian kemungkinan besar akan berlanjut sampai tidak ada lagi laporan orang hilang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penghentian operasi baru akan diumumkan setelah koordinasi dengan Bupati dan BPBD.
Bupati Agam Benni Warlis menyatakan pihaknya terus membuka jalur darat menggunakan alat berat, meski kondisi longsoran sangat masif. Ia menyampaikan bahwa jumlah korban diperkirakan jauh lebih besar daripada yang sudah ditemukan.
“Yang berhasil dievakuasi sekitar 60 orang. Ini belum termasuk yang hanyut di sungai. Diperkirakan masih ada sekitar 300 korban tertimbun,” kata Benni. Ia juga memastikan tambahan alat berat dan dapur umum dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah disanggupi.
Editor : Wahyu Sikumbang