Bencana Meluas, Agam Putuskan Perpanjangan Pembelajaran Daring Sampai 3 Desember
Pembelajaran jarak jauh dilakukan melalui metode daring dan pemberian video pembelajaran. Dinas Pendidikan menegaskan kebijakan tersebut bersifat sementara hingga seluruh jalur penghubung dan fasilitas pendidikan kembali pulih.
Upaya pemulihan masih berlangsung dengan dukungan tim gabungan dan alat berat yang dikerahkan untuk membuka akses dan membersihkan material longsor. Pemerintah daerah berharap proses belajar mengajar dapat kembali normal setelah kondisi membaik.
Namun, situasi di lapangan masih sangat dinamis. Pelaksanaan belajar dari rumah menjadi satu-satunya pilihan. “Sebagian siswa kami tak bisa keluar kampung karena jalan terputus. Jadi pembelajaran daring ini memang yang paling aman dulu,” ujar Andrinadi.
Hingga kini, Pemkab Agam terus memantau perkembangan situasi dan memastikan keputusan lanjutan segera diumumkan sesuai kondisi terbaru di daerah terdampak bencana.
Editor : Wahyu Sikumbang