get app
inews
Aa Text
Read Next : Kapolri Pastikan Pembangunan Jembatan Bailey di Agam Segera Rampung untuk Pulihkan Akses Warga

Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Nenek Saudah di Rao, Polisi Pastikan Pelaku Bertindak Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 21:28 WIB
header img
Petugas kepolisian memperagakan adegan penganiayaan di pinggir Sungai Batang Sibinail saat rekonstruksi kasus Nenek Saudah, dengan polisi memerankan korban di lokasi kejadian perkara, Selasa (27/1/2026). Foto: Pramu Karno

Di tempat yang sama, penasihat hukum tersangka, M. Doni, menuturkan bahwa hasil rekonstruksi sepenuhnya sesuai dengan keterangan kliennya dan diperkuat oleh keterangan para saksi. Ia menegaskan tidak ditemukan fakta keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut. “Dari seluruh rangkaian adegan, tidak ada fakta adanya penyertaan atau bantuan pihak lain. Perbuatan dilakukan secara individual, tanpa perencanaan,” kata Doni.

Rekonstruksi itu juga dihadiri Kabag Ops Polres Pasaman AKP Syafri, personel Sabhara, jajaran Reskrim dan Inafis Polres Pasaman, Kapolsek Rao beserta jajaran, Wali Nagari Padang Matinggi Utara Fauzan, Jaksa Penuntut Umum dan jajaran Kejaksaan Pasaman, serta penasihat hukum korban.

Kasus ini menyita perhatian publik setelah Nenek Saudah ditemukan dalam kondisi babak belur dan tak sadarkan diri pada 1 Januari 2026. Lansia warga Nagari Padang Matinggi itu sebelumnya sempat menegur aktivitas penambangan emas ilegal di lahan miliknya yang berada di sekitar Sungai Sibinail. Ia menolak kegiatan tersebut karena merusak tanaman padi dan mengancam sumber air warga.

Peristiwa bermula pada sore hari ketika korban mendapati lahan garapannya digali oleh para penambang ilegal. Meski sempat ditinggalkan setelah ditegur, aktivitas tersebut diduga berujung pada aksi kekerasan yang dialami korban. Kasus ini kemudian memicu kecaman luas sekaligus sorotan terhadap maraknya tambang emas ilegal dan konflik agraria di wilayah Pasaman.

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut