get app
inews
Aa Text
Read Next : Tragedi Cinta Segitiga di Padang: Preman Tewas Ditikam Sahabat di Kelab Malam

Api Lahap Rumah Dua Lantai di Agam, Warga Padamkan Manual

Senin, 06 April 2026 | 04:59 WIB
header img
Kobaran api menghanguskan rumah dua lantai milik warga di Jorong Ketaping, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Agam, Minggu (5/4/2026). Foto: Istimewa

AGAM, iNEWSPadang.ID — Kebakaran menghanguskan satu unit rumah permanen dua lantai milik warga di Jorong Ketaping, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

Rumah berukuran sekitar 9 x 12 meter tersebut diketahui milik Darwis (63), yang saat kejadian dihuni lima anggota keluarga. Seluruh penghuni berhasil dievakuasi warga ke rumah tetangga sesaat setelah api terlihat membesar dari bagian atap lantai dua.

Warga sekitar yang pertama kali mengetahui kejadian langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Mereka menggunakan ember dan baskom dengan sumber air dari sumur rumah warga. Dua unit mobil layanan air bersih juga dikerahkan untuk membantu suplai air selama proses pemadaman awal.

Salah seorang warga, Emi, mengatakan kebakaran terjadi saat warga dan penghuni rumah tengah bersiap menghadiri acara pesta pernikahan di kawasan Puncak Lawang.

“Mereka juga sedang bersiap pergi pesta. Tiba-tiba terlihat api di lantai atas rumah. Ada ibu di rumah bersama anak-anak yang juga sedang bersiap pergi baralek,” ujarnya.

Ia menambahkan, laporan telah segera disampaikan kepada petugas pemadam kebakaran. Namun, jarak tempuh yang cukup jauh membuat armada damkar membutuhkan waktu untuk tiba di lokasi. “Pemadam sudah diberitahu, tapi karena jauh, mobil air bersih dulu yang datang membantu,” katanya.

Api dengan cepat membesar dan dalam waktu singkat melalap seluruh bangunan hingga roboh dan hanya menyisakan puing. Sekitar pukul 13.23 WIB, kobaran api mulai berhasil dikendalikan.

Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Agam mengerahkan dua unit armada dari pos Sungai Tanang dan Biaro. Selain itu, dua unit armada tambahan dari Kota Bukittinggi juga diturunkan untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.


Sisa puing bangunan rumah yang roboh akibat kebakaran hebat pada siang hari di Lawang, Agam, Minggu (5/4/2026). Foto: Istimewa

Akses menuju lokasi yang berjarak sekitar 22 kilometer dari pusat kabupaten, serta kondisi jalan berkelok dan rawan longsor di kawasan Kelok Ampek Puluah Ampek menjadi kendala utama bagi petugas dalam menjangkau lokasi dengan cepat.

Hingga Senin (6/4/2026), penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ditemukan korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut.

Warga setempat berharap pemerintah dapat mempertimbangkan pembangunan pos pemadam kebakaran di wilayah Matur guna mempercepat respons penanganan apabila terjadi kebakaran di masa mendatang.

Editor : Wahyu Sikumbang

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut