Cair Rp1,35 Juta per Jiwa, Ribuan Korban Bencana di Kabupaten Agam Terima Bantuan Jaminan Hidup
AGAM, iNewsPadang.id — Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah menyalurkan bantuan jaminan hidup (Jadup) senilai lebih dari Rp11 miliar kepada 8.195 jiwa korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.
Bupati Agam, Benni Warlis, mengatakan bantuan tersebut berasal dari dana Kementerian Sosial dan disalurkan melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana kepada masyarakat terdampak di sejumlah kecamatan.
“Satgas Penanggulangan Bencana telah memfasilitasi penyaluran tiga jenis bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam. Untuk total nilai Jadup yang telah dikucurkan mencapai Rp11,063 miliar,” kata Benni Warlis saat ditemui di Bukittinggi, Rabu (20/5).
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang data rumah rusak, tercatat sebanyak 2.427 unit rumah mengalami kerusakan dengan berbagai kategori akibat bencana hidrometeorologi tersebut. Dari data itu, pemerintah menyalurkan bantuan kepada 2.294 kepala keluarga dengan total penerima mencapai 8.195 jiwa. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp15 ribu per hari selama tiga bulan, dengan total bantuan Rp1,35 juta per jiwa.
Benni menjelaskan, penyaluran Jadup dilakukan di sejumlah kecamatan terdampak yang tersebar di wilayah Kabupaten Agam.
Kepala Dinas Sosial Agam, Villa Erdi, merinci bantuan untuk kategori rumah rusak ringan diberikan kepada 553 kepala keluarga di tujuh kecamatan, yakni Ampek Koto, Kamang Magek, Malalak, Matur, Palembayan, Palupuh, dan Tanjung Raya.
Sementara bantuan untuk rumah rusak sedang disalurkan kepada 78 kepala keluarga di delapan kecamatan, meliputi Baso, Ampek Koto, Kamang Magek, Malalak, Matur, Palembayan, Palupuh, dan Tanjung Raya. “Kategori rumah rusak berat menjadi porsi terbesar yang disalurkan kepada 1.666 kepala keluarga di 11 kecamatan,” ujar Villa Erdi.
Editor : Wahyu Sikumbang