Anak Harimau Sumatera Terjerat Dua Hari di Pasaman, Dievakuasi Tim Gabungan
PASAMAN iNewsPadang.id — Seekor anak Harimau Sumatera betina berusia sekitar satu tahun berhasil dievakuasi tim gabungan setelah terjerat perangkap babi milik warga di kawasan Jorong Lima Kampung Baru, Nagari Padang Matinggi Utara, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Kamis (21/5/2026).
Evakuasi satwa dilindungi itu berlangsung dramatis karena lokasi penemuan berada di jalur perkebunan warga dengan medan sempit dan cukup ekstrem.
Petugas gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Polisi Kehutanan, TNI, Polri, dan warga harus menandu anak harimau menggunakan bambu dan karung secara bergantian setelah dilakukan pembiusan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan anak Harimau Sumatera tersebut diduga telah terjerat selama sekitar dua hari sebelum ditemukan warga. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas untuk dilakukan penyelamatan.

Tim evakuasi bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Sesampainya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan pembiusan guna menghindari risiko satwa mengamuk akibat stres dan luka yang dialami.
Setelah berhasil dilumpuhkan, anak harimau kemudian dibawa keluar dari kawasan perkebunan menuju kendaraan penyelamat. Proses pemindahan berlangsung cukup menegangkan karena akses jalan yang licin dan sulit dilalui.
Dokter hewan tim penyelamat, Joy, mengatakan kondisi satwa saat ditemukan dalam keadaan kurang baik akibat jerat yang melilit bagian leher cukup lama.
“Kondisinya memang lemah saat ditemukan dan ada luka pada bagian leher akibat jerat. Saat kemarin itu kami fokus melakukan observasi dan perawatan intensif,” ujar Joy, Jumat (22/5/2026).
Editor : Wahyu Sikumbang