258 Pelajar Berebut Tiket Paskibraka Bukittinggi 2026, Seleksi Kian Ketat
Dia menyebutkan, pada tahun ini sistem seleksi mengalami penyesuaian dengan tahapan yang menyerupai mekanisme tes kedinasan. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman awal bagi peserta dalam menghadapi sistem seleksi modern.
“Paskibraka bukan sekadar pengibar bendera, tetapi juga role model bagi generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas,” kata Mursalim.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bukittinggi, Nenta Oktavia, menjelaskan bahwa tahapan seleksi telah dimulai sejak awal Maret 2026. Sosialisasi dilakukan pada 6 Maret dan diikuti seluruh sekolah tingkat SMA/sederajat se-Kota Bukittinggi.
Pendaftaran dibuka secara daring pada 1 hingga 14 April 2026. Dari total 332 akun pendaftar, sebanyak 258 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, terdiri dari 110 putra dan 148 putri.
“Sebanyak 74 akun tidak lolos karena tidak melengkapi persyaratan atau tidak menyelesaikan proses pendaftaran, termasuk 38 akun yang tidak mengunggah berkas sama sekali,” jelas Nenta.
Para peserta yang lolos administrasi selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan yang meliputi berbagai aspek penilaian, mulai dari fisik hingga karakter kebangsaan, guna menjaring putra-putri terbaik Bukittinggi sebagai Paskibraka 2026.
Editor : Wahyu Sikumbang